Detail Cantuman

USULAN PENANGANAN WASTE PADA PROSES PENGIRIMAN BIJI KAKAO MENGGUNAKAN LEAN DISTRIBUTION DI KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH

USULAN PENANGANAN WASTE PADA PROSES PENGIRIMAN BIJI KAKAO MENGGUNAKAN LEAN DISTRIBUTION DI KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH


Kakao merupakan komoditas utama dalam industri cokelat, perusahaan komoditas kakao umumnya menjual kakao dalam bentuk biji atau bubuk. Pencapaian persaingan dapat dilakukan dengan menimasi pemborosan. Lean adalah suatu metode sistematis untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi pemborosan (waste). Pemborosan adalah segala sesuatu yang tidak memiliki nilai tambah. Salah satu metode untuk meminimasi pemborosan adalah dengan metode lean distribution yang bertujuan agar dapat mengurangi lead time, sehingga lead time yang pendek dapat mengurangi biaya sistem distribusi. PT. X merupakan perusahaan agroindustri yang salah satu unit bisnisnya bergerak dalam bidang pengolahan kakao. Permasalahan yang terjadi adalah adanya pemborosan pada sistem distribusi pengiriman setiap agen dan pada stasiun kerja pengirimannya. Akibat dari adanya aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah yang nantinya akan berpengaruh kepada waktu pengiriman produk dan menyebabkan lead time menjadi besar. Aktivitas NVA (non value added) dapat dijumpai pada sistem distribusi biji kakao. Lean dengan menggunakan Tools Value Stream Analysis (VALSAT) merupakan salah satu metode untuk mengurangi atau meminimasi pemborosan (waste). Penggunaan VALSAT juga akan membantu dalam penelitian ini untuk output dari kuesioner 7 waste dan memilih tools yang akan digunakan selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan efisiensi sistem distribusi biji kakao, sehingga mendapatkan waktu distribusi yang optimal dan mengurangi pemborosan (waste). Lead time yang didapatkan petani sebesar 183 menit pada kondisi eksisting dan mendapatkan lead time akhir sebesar 123 menit pada kondisi future. Pedagang besar biji kakao memiliki lead time sebesar 204 menit pada kondisi eksisting dan mendapatkan lead time akhir sebesar 167 menit pada kondisi future. Pabrik pengolah biji kakao memiliki lead time sebesar 518 menit pada kondisi eksisting dan mendapatkan lead time akhir sebesar 455 menit pada kondisi future.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang ALIF RIDWAN FIRDAUS / 132019163 - Personal Name
0424116602 - Dwi Novirani ST., MT. - Personal Name
Said Muhammad Baisa, S.T., M.SCM. - Personal Name
No. Panggil 3046TI/23
Subyek kakao
lean distribution
value stream analysis (VALSAT)
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2023
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2023).USULAN PENANGANAN WASTE PADA PROSES PENGIRIMAN BIJI KAKAO MENGGUNAKAN LEAN DISTRIBUTION DI KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH().Teknik Industri:FTI

.USULAN PENANGANAN WASTE PADA PROSES PENGIRIMAN BIJI KAKAO MENGGUNAKAN LEAN DISTRIBUTION DI KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH().Teknik Industri:FTI,2023.Text

.USULAN PENANGANAN WASTE PADA PROSES PENGIRIMAN BIJI KAKAO MENGGUNAKAN LEAN DISTRIBUTION DI KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH().Teknik Industri:FTI,2023.Text

.USULAN PENANGANAN WASTE PADA PROSES PENGIRIMAN BIJI KAKAO MENGGUNAKAN LEAN DISTRIBUTION DI KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH().Teknik Industri:FTI,2023.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id