// <![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI RECEIVER FREQUENCY MODULATION (FM) UNTUK KOMUNIKASI BAWAH AIR]]> 0422087401 - Kania Sawitri, S.Pd., M.Si. Dosen Pembimbing 2 0406046601 - Ir. Rustamaji, M.T. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD SEPTIAN MUTTAQIN / 112017029 Penulis
Komunikasi bawah air merupakan proses terjadinya pertukaran informasi yang terjadi di bawah air. Komunikasi bawah air banyak diminati karena mempunyai banyak keuntungan kedepannya. Ada empat metode umum untuk mentransmisikan sinyal di bawah air yaitu melalui optik (cahaya), magnetik, listrik, dan suara (gelombang akustik). Pada sistem komunikasi terdapat bagian pengirim (transmitter) dan bagian penerima (receiver). Pada penelitian ini dilakukan perancangan dan realisasi receiver FM pada frekuensi 10 sampai 20 kHz untuk komunikasi bawah air, terdiri dari: rangkaian hydrophone (microphone condenser dan penguat tegangan) dan demodulator FM. Pengujian hydrophone di udara menghasilkan keluaran sinyal FM berbentuk elektrik dengan amplitudo sebesar 0,18 sampai 1,2 Vpp dan frekuensi sebesar 19050 sampai 20870 Hz. Pengujian hydrophone di bawah air menghasilkan keluaran sinyal FM berbentuk elektrik dengan amplitudo sebesar 0,062 sampai 1,06 Vpp dan frekuensi sebesar 19110 sampai 20880 Hz. Hasil pengujian keluaran demodulator FM di udara menghasilkan sinyal informasi dengan amplitudo sebesar 0,964 sampai 1,09 Vpp dan frekuensi sebesar 918 sampai 1113 Hz. Hasil pengujian keluaran demodulator FM di bawah air menghasilkan sinyal informasi dengan amplitudo sebesar 0,78 sampai 1,02 Vpp dan frekuensi sebesar 842 sampai 1098 Hz. Berdasarkan hasil pengujian receiver FM mampu menerima gelombang akustik di udara dan di bawah air, dengan selisih redaman sebesar 1,077 s.d. 13,400 dB.