// <![CDATA[ANALISIS KAPASITAS INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) BOJONGSOANG BANDUNG]]> 0407067702 - Fransiska Yustiana ST., MT Dosen Pembimbing 1 Almer Patuinanugrahan Shira Bhuwana / 222016052 Penulis
Pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Bandung berbanding lurus dengan beban pencemaran air limbah domestik. Air limbah domestik berasal dari sisa penggunaan air bersih pada aktivitas sehari-hari. IPAL Bojongsoang memiliki 2 tahapan pengolahan yaitu tahapan pengolahan fisik dan tahapan pengolahan biologis. Penelitian menganalisis kapasitas aktual kolam stabilisasi pada tahapan pengolahan biologis dengan menghitung (1) persentase pertumbuhan penduduk, (2) proyeksi penduduk 10 tahun mendatang, (3) volume limbah domestik yang dihasilkan, (3) kapasitas kolam stabilisasi, dan (4) dimensi kolam tambahan. Metode pengumpulan data dengan melakukan survey lapangan untuk mendapatkan data peta lokasi dan dimensi kolam stabilisasi, kemudian kajian literatur yang berkaitan untuk penentuan jumlah penduduk, jumlah limbah yang dihasilkan, dan pedoman pengolahan air limbah domestik untuk memperkuat analisis data. Berdasarkan hasil proyeksi, jumlah penduduk pada tahun 2032 sebanyak 1.498.953 dengan persentase pertumbuhan penduduk sebesar 0,007%. Debit air limbah domestik yang dihasilkan penduduk pada tahun 2032 sebesar 151.094,4 m3/hari. Dari hasil analisis, dibutuhkan kolam anaerob tambahan dengan luasan 0,58 hektar dengan kedalaman 4 meter dan kolam fakultatif dengan luasan 3,67 hektar dengan kedalaman 2 meter. Dibutuhkan perluasan area terbuka untuk penambahan kolam stabilisasi di IPAL Bojongsoang sebesar 2,85 hektar.