// <![CDATA[ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN RETARDER TERHADAP WAKTU IKAT, KEI.ECAKAN,DAN KUAT TEKAN PADA BETON GEOPOLIMER]]> 0410069201 - Euneke Widyaningsih, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Irsyad Akbar Burhanudin / 222017024 Penulis
Beton adalah suatu elemen dalam konstruksi yang mempakan struktur sederhana yang dibentuk oleh campuran semen, air, agregat halus, serta agregat kasar yang berupa batu pecah atau batu kerikil. Saat ini sudah banyak dilakukan pengembangan beton dengan menggunakan bahan pengikat anorganik seperti alumina - silicate polymer atau biasa disebut dengan geopolimer. Beton geopolimer adalah alternatif yang rarnal1 lingkungan untuk beton berbasis semen Portland konvensional, yang dikenal karenajejak karbonnya yang lebih rendah. Dalam studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak penambahan retarder pada waktu ikat, kelecakan, dan kuat tekan pada beton geopolimer. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana retarder mempengaruhi kinerja beton dan mendapatkan nilai optimumnya dengan umur 7, 14, dan 28 hari dengan variasi retarder O%, 1,5%, 2%, dan 2,5%. Hasil penelitian ini pada pengujian kuat tekan mortar beton geopolimer dengan menggunakan variasi retarder 0%, 1,5%, 2%, dan 2,5% terhadap fly ash, maka didapatkan rata - rata kuat tekan optimum sebesar 26,87 MPa dengan variasi retarder 2,5% pada umur 28 hari. Setelah mendapatkan basil optimum dari pengujian kuat tekan mortar geopolimer, maka penelitian ini dilanjutkan untuk membuat benda uji silinder beton geopolimer. Dan djdapatkan basil rata - rata pengujian kuat tekan silinder geopolimer dengan variasi retarder 2,5% pada umur 28 hari yaitu 32,47 MPa