// <![CDATA[KAJIAN PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE (STUDI KASUS PADA PEKERJAAN PERSIAPAN, STRUKTUR, ARSITEKTUR PEMBANGUNAN GEDUNG X DI KOTA BOGOR)]]> 0420047201 Rini Ratnayanti, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 ILHAM FASYA / 222019006 Penulis
Semakin berkembangnya dunia konstruksi di Indonesia baik di swasta ataupun pemerintah mengakibatkan pembangunan Infrastruktur memerlukan pengelolaan yang serius, Manajemen konstruksi sangat diperlukan berdasarkan tingkat kerumitan didalam proyek konstruksi untuk mendapatkan efektifitas yang tinggi dari keterbatasan sumber daya yang akan digunakan nanti. Mulai dari tenaga kerja (man), Peralatan (Machine), metode (methode), bahan (material), dan uang (money). Metode Earned Value adalah metode yang dapat memberikan informasi mengenai posisi kemajuan proyek dalam jangka waktu tertentu serta dapat memberikan progres proyek pada periode selanjutnya, yaitu dalam hal biaya dan waktu penyelesaian proyek. Pada pekerjaan persiapan, struktur, dan arsitektur pembangunan gedung X di Kota Bogor ini informasi yang didapat pada saat pelaporan minggu ke-18 nilai ACWP = Rp. 3.512.599.150,- Nilai BCWS = Rp. 4.543.313.854,- Nilai BCWP = Rp. 3.588.475.540,- pada saat itu proyek dinilai dari aspek biaya masih dibawah biaya rencana (Nilai CV = Rp. 1.470.881.527,- dan Nilai CPI = 1,42 > 1) Dan secara schedule dinyatakan lebih cepat (nilai SV = Rp.440.166.823,- dan Nilai SPI = 1,10 > 1). Prediksi Biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan adalah Rp. 6.399.808.967,- yang menunjukan bahwa biaya penyelesaian proyek tersebut masih dibawah biaya total proyek yaitu Rp. 9.079.693.688,- hanya saja waktu penyelesaian proyek mengalami keterlambatan yaitu waktu untuk menyelesaikan proyek adalah 26,59 minggu dari waktu kontrak selama 25,00.