// <![CDATA[PEMODELAN FONDASI DANGKAL AKIBAT BEBAN GEMPA PADA BERBAGAI GERAK TANAH MENGGUNAKAN METODE NUMERIK]]> 0420129302 - Desti Santi Pratiwi S.T., M.T Penulis Muhammad Raihan Aulia Setiawan / 222019079 Penulis
Untuk merancang suatu bangunan tahan gempa pada aspek struktur bawah, para perencana perlu mengetahui karakteristik gerakan pada tanah karena karakteristik gerakan tanah yang dihasilkan dari kondisi tanah yang berbeda dianggap sebagai faktor dominan dalam mengembangkan gerakan tanah desain dan menghindari kerusakan yang diamati. Perilaku dinamis fondasi dangkal akibat beban gempa dengan menggunakan tiga konsistensi tanah yang berbeda dengan tambahan lapisan batuan dasar. Tanah didesain dua lapis dengan 10 meter untuk tanah lempung dan 1 meter untuk batuan dasar, fondasi didesain dengan ukuran lebar 0.8 m dan tinggi 0.6 m, konsistensi tanah yang digunakan lempung lunak, lempung kaku dan lempung keras serta besaran kekuatan gempa yang digunakan adalah gempa di Italia (1980) dengan kekuatan 6.9 M, gempa di Jepang (2007) dengan kekuatan 6.8 M, dan gempa di Taiwan (1999) dengan kekuatan 7.62 M. Analisis dilakukan dengan perhitungan numerik menggunakan aplikasi PLAXIS 2D, dari hasil yang didapatkan bahwa konsistensi tanah lempung lunak terjadi perpindahan paling besar baik horizontal maupun vertikal dibandingkan 2 konsistensi tanah yang lainnya sedangkan beban gempa berpengaruh terhadap perpindahan tanah baik horizontal maupun vertikal tetapi besarnya Magnitudo tidak selalu berbanding lurus dengan besarnya perpindahan tanah yang terjadi.