// <![CDATA[EVALUASI UMUR SISA BERDASARKAN NILAI IRI & LENDUTAN PADA PERKERASAN JALAN LENTUR]]> Farhan Nurrahman / 222019093 Penulis 9990554277 - Ranna Kurnia, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 Ligar FItrianingsih, S.T., M.T Dosen Pembimbing 2
Perkerasan jalan lentur saat ini masih digunakan sebagai penunjang sarana transportasi bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas. Saat merancang perkerasan jalan diperlukan jenis pemeliharaan agar kondisi perkerasan masih dalam kondisi baik ketika digunakan oleh pengendara, karena ketika dilewati beban dapat mengalami kerusakan. Kerusakan ini akan berakibat dapat menurunkan umur sisa perkerasan jalan. Umur sisa perkiraaan waktu yang tersisa saat kerusakan struktur terjadi. Analisis umur sisa perkerasan diperlukan untuk mengetahui jalan tersebut memenuhi sampai akhir umur yang telah direncanakan. Pada penelitian iniakan dihitung umur sisa perkerasan jalan lentur berdasarkan nilai kerusakan yaitu International Roughness Index (IRI) dan lendutan dari pengujian FWD. Penelitianini bertujuan untuk mengevaluasi umur sisa perkerasan menggunakan Pedoman Bina Marga No. 07/P/BM/2021 dan mengetahui korelasi antara nilai IRI dan lendutan. Hasil umur sisa perkerasan ini ditentukan berdasarkan 2 nilai yaitu International Roughness Index (IRI) dan lendutan dari pengujian FWD. Ruas Jalan Cipatujah- Pangandaran yang ditinjau pada STA 0+000 – 3+000, ruas jalan ini memiliki volume lalu lintas yang cukup tinggi menyebabkan penurunan umur sisa perkerasan yang bervariasi. Hasil umur terbesar berdasarkan nilai IRI didapat sebesar 11,10 tahun terdapat pada STA 0+700 – 0+800, sedangkan untuk nilai lendutan didapat umur sisa terbesar 1,879 tahun dengan nilai sisa kapasitas struktural 37,306 berada pada STA 1+300 – 1+400.