// <![CDATA[AN ALI SIS TARIF ANGKUT AN UMUM BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (Studi Kasus Bus Royal Trans Trayek Cileungsi - Blok M)]]> Ir. Thahir Sastrodiningrat, MSc. Dosen Pembimbing 1 Gabriel Simangunsong / 222019108 Penulis
Penentuan besaran tarif angkutan membutuhkan penanganan dan kebij akan yang baik, dikarenakan penentuan besaran tarif tersebut harus dapat menjembatani kepentingan penumpang selaku konsumen dan pengusaha/operator angkutan umum. Bus Royal Trans merupakan salah satu angkutan umum bus kota yang melayani masyarakat dalam berbagai trayek perjalanan salah satunya dari Cileungsi ~ Blok M dan sebaliknya. Data di dapat dengan melakukan survei load factor pada Bus Royal Trans dan melakukan wawancara pada pengelola PT. Royal Trans. Kemudian data dianalisis yang dimana hasil analisis data bertujuan untuk mengetahui besar Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Hasil analisis data menunjukkan tarif berdasarkan BOK dengan hasil survei yang dilakukan di Hari Senin dan Selasa dengan rata-rata load factor eksisting 70% dan tarif sebesar Rpl1.900,00/penumpang. Berdasarkan data yang didapat dari pihak bus Royal Trans pada (weekday) pada tanggal 5, 12, 19, dan 26 Mei di setiap Hari Jumat didapatkan load factor sebesar 60% sehingga diperolehBOK yaitu sebesar Rpl3.900,00/penumpang, yang dimanajikalau dengan tarifyang diperoleh untuk masyarakat umum yaitu sebesar Rp20.000,00/penumpang ada selisih harga lebih pada load factor 70% sebesar Rp8.100,00/penumpang, yang dimana dari selisih lebih tersebut kurang di maksimalkan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan yang baik dan nyaman.