// <![CDATA[PEMODELAN NUMERIKAL PERKUATAN LERENG DENGAN BORED PILE DAN GROUND ANCHOR PADA TOL CISUMDAWU STA 21+575 MENGGUNAKAN PLAXIS 2D]]> 0422087303 - Dr. techn Indra Noer Hamdhan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 AURORA DWIPANTARA / 222019171 Penulis
Pengadaan Tol Cisumdawu STA 21+575 ini didasarkan pada kebutuhan pemerintah kota akan jalur alternatif serta mengintegrasi Kota Bandung dan Kota Cirebon. Tol yang direncanakan selesai pada tahun 2022 mengalami pergerakan massa tanah yang tidak wajar selama proses rekonstruksi. Salah satu faktor penyebab terjadinya gerakan massa tanah dan batuan tersebut adalah lemahnya ikatan antara lapisan satu dengan lapisan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng dan merekomendasikan jenis perkuatan lereng yang efektif untuk meningkatkan stabilitas lereng dilihat dari tingkat kemudahan pekerjaan yang dilakukan di lapangan. Analisis stabilitas lereng dilakukan menggunakan metode elemen hingga dengan software PLAXIS 2D. Hasil pemodelan menyatakan bahwa lereng kondisi eksisting tidak stabil karena memiliki nilai faktor keamanan < 1,5 yaitu sebesar 1,395 dimana tidak memenuhi syarat SNI 8460:2017. Hasil pemodelan perkuatan menunjukan bahwa perkuatan bored pile yang memotong garis keruntuhan lereng maupun perkuatan bored pile yang dikombinasikan dengan ground anchor dapat meningkatkan stabilitas lereng. Jenis perkuatan lereng yang paling efektif digunakan untuk penanganan longsoran pada Ruas Jalan Tol Cisumdawu STA 21+575 adalah perkuatan bored pile dengan kedalaman 50 m, spasi 3 m, dan diameter 1 m.