// <![CDATA[ANALISIS NUMERIK KUAT LENTUR CIRCULAR CASTELLATED BEAM]]> 0415128905 - Erma Desmaliana, S.T.,M.T Dosen Pembimbing 1 SULTAN LUTHFI ALGHIFARI / 222019229 Penulis
Circular Castellated Beam merupakan modifikasi balok baja dari profil IWF maupun H-Beam yang dibuat dengan cara pemotongan badan profil dengan pola setengah lingkaran. Untuk mencapai pola potongan lingkaran utuh diperlukan dua garis pemotongan. Kemudian dari hasil pemotongan, kedua sisi badan profil dilas kembali menjadi utuh. dengan profil awal yang sama dibuat 3 (tiga) model dengan variasi dimensi tinggi penampang dan diameter lubang yang semakin kecil dan dibebani dengan beban three point loading. Tujuan penelitian ini yaitu membandingkan nilai tegangan, defleksi, dan kuat lentur nominal antara basil eksperimen laboratorium, ABAQUS FEM Analysis, ANSYS Workbench, dan perhitungan manual terhadap balok kastela bukaan circular. Persentase selisih tegangan terkecil berada pada model 2 antara ANSYS Workbench dan perhitungan manual sebesar 0,231%. Sedangkan selisih defleksi terkecil berada berada pada model 1 antara ANSYS Workbench dan perhitungan manual sebesar 12,838%. dan selisih kuat lentur nominal terkecil berada pada model 1 antara ANSYS Workbench dan perhitungan manual sebesar 0,517%. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin besar dimensi profil balok kastela bukaan circular, maka akan semakin besar peningkatan momen inersia penampang. sehingga dapat meningkatkan kapasitas lentur nominal, tegangan maksimum, dan defleksi maksimum yang diterima.