// <![CDATA[PENGARUH TEMPERATUR DAN LAJU UDARA PENGERING PADA PEMBUATAN TEPUNG CIPLUKAN (PHYSALIS ANGULATA LINN.) MENGGUNAKAN ALAT PENGERING SPRAY DRYER DENGAN PENAMBAHAN ADDITIVE TEPUNG JAGUNG DAN MALTODEKSTRIN]]> DHEANTY MEIZANY / 14-2019-007 Penulis RICKY REXON / 14-2019-050 Penulis Ciplukan, Nozzle Fluida, Spray Dryer Penulis
Ciplukan merupakan buah yang memiliki banyak khasiat namun belum banyak dibudidayakan, manfaat dari buah ciplukan yaitu mendorong degradasi dan penyerapan fibrosis hati serta mampu menyingkirkan lemak, garam dan racun dari sistem limfatik. Buah ciplukan merupakan buah yang mudah membusuk maka pengawetan buah ciplukan salah satunya dengan merubahnya menjadi serbuk atau tepung kering, tepung ciplukan dapat dibuat dengan proses pengeringan menggunakan alat pengering spray dryer. Alat pengering Spray dryer memiliki kelebihan yaitu prosesnya berlangsung cepat sehingga cita rasa, gizi yang terkandung dan warna dapat dipertahankan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat tepung ciplukan menggunakan alat pengering spray dryer, serta menentukan pengaruh temperatur, laju alir udara pengering dan pengaruh bahan additive terhadap kualitas tepung ciplukan bila ditinjau dari kadar air, kadar abu, kadar karbohidrat, kadar vitamin C, kandungan senyawa metabolit sekunder dan warna yang dihasilkan, serta terhadap kuantitas tepung ciplukan bila ditinjau dari %yield produk. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapat kondisi terbaik pada temperatur udara pengering 110℃, laju alir udara pengering 1,0261 m3/menit dan penambahan additive maltodekstrin maka diperoleh tepung ciplukan dengan kadar air tepung 6,78%, kadar abu 1,26%, kandungan karbohidrat 16,12g/100g, vitamin c 40,8mg/100g, dan terkandung senyawa metabolit sekunder dengan warna yang dihasilkan kuning keoranye dan tekstur kering, serta %yield tepung ciplukan terhadap massa padatan di umpan sebesar 6,69% dan %yield massa tepung ciplukan terhadap massa umpan 73,61% Kata Kunci: Ciplukan, Nozzle Fluida, Spray Dryer