// <![CDATA[PEMBUATAN HEXAMINE]]> 0403127001 - Dicky Dermawan, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 Riga Abdul Aziz / 142019015 Penulis Chandra / Ilham Prianto 142019025 Penulis 2
Hexamethylenetetramine (HMTA) atau biasa disebut sebagai hexamine merupakan padatan kristalin berwarna putih yang banyak ragam aplikasinya, diantaranya pada bidang kedokteran sebagai bahan baku antiseptik, industri resin sebagai curing agent, dan industri karet sebagai accelerator yaitu agar karet menjadi elastis. Reaksi antara larutan amonia dan larutan formalin menghasilkan hexamine yang larut dalam air. Pemisahan hexamine dari pelarutnya dilakukan dengan pemekatan menggunakan sun drying dan pengeringan menggunakan alat spray dryer. Cairan pekat hexamine hasil pemekatan dengan sun drying dilewatkan pada suatu nozzle pada spray dryer sehingga keluar dalam bentuk butiran (droplet) yang sangat halus. Pengeringan dengan sun drying tidak berhasil menghasilkan produk kering, namun sun drying berhasil mengurangi banyak sekali air dalam larutan hexamine sehingga pengeringan dengan spray dryer menjadi sangat banyak menghemat energi karena jumlah air yang harus diuapkan menjadi sangat berkurang. Larutan hexamine hasil pemekatan dengan sun drying lalu dikeringkan dengan spray dryer berhasil menghasilkan serbuk hexamine, namun variasi suhu pengeringan dan laju alir bahan yang digunakan pada spray dryer belum mampu menghasilkan hexamine yang memiliki kadar air sesuai dengan baku mutu yaitu dibawah 0,5%. Nilai kadar air paling rendah didapatkan pada variasi laju alir bahan 4,5 ml/min, laju alir udara 30 ml/min, dan suhu pengeringan 120°C yaitu sebesar 7,34%. Kata kunci : spray dryer, hexamine, suhu, laju alir, kadar air