// <![CDATA[ANALISIS RISIKO KETERLAMBATAN WAKTU PELAKSANAAN PADA PROYEK TPST BALI]]> Ir. Rochany Natawidjana, M.T. Dosen Pembimbing 1 Ratih Dewi Shima, S.T., M.T Dosen Pembimbing 2 MOCHAMAD IRSYAD FAUZAN AFFANDI / 222019271 Penulis
Pembangunan infrastruktur nasional sedang digencar oleh pemerintah untuk menopang perekonomian Indonesia. Hal inilah yang sedang dilakukan oleh pemerintah provinsi Bali, salah satunya pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Hal ini dilakukan guna mengatasi perubahan iklim yang terjadi di Indonesia. Selain itu dalam upaya melestarikan lingkungan Bali yang bebas akan sampah. Kebutuhan Infrastruktur yang meningkat perlu diselaraskan dengan pembangunan infrastruktur tersebut, namun pada kenyataannya tidak selamanya pembangunan itu selalu berjalan lancar. Adanya faktor-faktor risiko yang muncul akan sulit dihindari dalam suatu proyek konstruksi sehingga menyebabkan terjadinya keterlambatan di suatu proyek. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisa faktor-faktor risiko apa saja yang berpengaruh dan sub faktor penyebab keterlambatan pada proyek konstruksi di Denpasar, Bali dengan analisis deskriptif untuk mendapatkan nilai mean. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cara menggunakan kuesioner kepada responden sebagai alat pengumpul data. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis ranking. Hasil analisis yang didapatkan bahwa terdapat faktor-faktor risiko yang meneyebabkan keterlambatan yaitu tenaga kerja, peralatan, material, lingkup dan kontrak/dokumen pekerjaan, keuangan, metode pelaksanaan, dan lingkungan.