// <![CDATA[PENENTUAN SUPPLIER BAHAN BAKU PADA PERUSAHAAN PT. INDO INTEGRAL SEKAWAN MENGGUNAKAN FUZZY ANALYTIC NETWORK PROCESS (F-ANP)]]> Drs. R. Hari Adianto, MT. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD FACHRORROZI SINAGA / 132019026 Penulis
Perusahaan manufaktur menghadapi persaingan sengit dalam memilih pemasok, sehingga manajemen logistik seperti Supply Chain Management (SCM) diperlukan. SCM adalah pendekatan pengelolaan rantai pasokan, yang melibatkan perusahaan-perusahaan yang memasok bahan baku, memproduksi barang, dan mengirimkannya ke konsumen akhir. Perusahaan memproduksi komponen seperti Stamping & Forging Dies, Drag Link, Jig & Gouge, serta Inner Tube. Mereka menerapkan sistem produksi make-to-order, dimana produksi dilakukan berdasarkan pesanan dan bekerja sama dengan partner. Pemilihan pemasok yang tepat penting untuk menjaga alur produksi yang efisien dan sesuai dengan keinginan konsumen. Perusahaan tersebut mempunyai masalah yang muncul terkait keterlambatan bahan baku dari pemasok. Keterlambatan ini bisa disebabkan oleh inefisiensi pengiriman dan jarak antara pemasok dan Perusahaan. Hal ini dapat mengganggu proses produksi dan kualitas produk yang dihasilkan. Perusahaan harus mengidentifikasi kriteria berdasarkan kebutuhan. Informasi ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada bagian yang terlibat dalam pemilihan pemasok bahan baku. Metode Fuzzy Analytic Network Process (F-ANP) untuk menangani kriteria yang saling terkait dan menentukan bobot prioritas dengan elemenelemen dalam proses pengambilan keputusan, F-ANP membutikan keefektifannya dalam memecahkan masalah pemilihan pemasok yang dapat membantu meningkatkan efisiensi dalam proses ini. Dengan demikian, F-ANP membantu dalam memecahkan permasalahan pemilihan pemasok dengan lebih efektif. Saran yang akan diberikan kepada produsen inner tube adalah memilih peringkat pertama sebagai supplier utama.