// <![CDATA[USULAN PEMILIHAN SUPPLIER MENGGUNAKAN METODE INTERPRETIVE STRUCTURAL MODELING (ISM) DAN ANALYTICAL NETWORK PROCESS (ANP) DI PD NAGA SAKTI]]> Drs. R. Hari Adianto, M.T. Dosen Pembimbing 1 KEVIN HUTAJULU / 132019242 Penulis
Produk yang memiliki kualitas terbaik tidak lepas dari kualitas bahan baku yang disediakan oleh supplier. Supplier didefinisikan sebagai suatu organisasi penyedia sumber daya yang dibutuhkan oleh pelanggan (customer) baik dalam bentuk material atau non material (layanan). PD Naga Sakti merupakan perusahaan dagang yang bergerak pada bidang furniture. Bahan baku produk yang digunakan adalah kayu yang didapat dari supplier. Perusahaan saat ini memiliki 4 supplier bahan baku kayu dalam memenuhi kebutuhan produksinya. supplier yang dimiliki terdiri dari Sumedang 1, Sumedang 2, Tasikmalaya 1, dan Tasikmalaya 2. Tiap supplier memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing dalam menyediakan bahan baku untuk perusahaan. Perusahaan memiliki dampak permasalahan ketika melakukan pemilihan supplier hanya berdasarkan ketersediaan stock dari setiap supplier, sehingga pada proses pemilihan masih kurang efisien dan hasilnya tidak optimal. Maka dari itu, perusahaan perlu menentukan dan mempertimbangkan kriteria yang tepat untuk supplier yang tepat. Metode yang terpilih dalam penelitian ini adalah metode Interpretive Structural Modeling (ISM) dan Analytical Network Process (ANP). Hasil output dari metode ISM ini akan menjadi input untuk metode ANP. Metode ANP ini akan membuat jaringan berdasarkan kriteria kunci dari tiap Supplier yang sudah ditentukan sebelumnya. Output pada metode ANP ini merupakan bobot penilaian tiap supplier, sehingga perusahaan bisa mengetahui dan memilih supplier yang terbaik. Hasil pengolahan data metode Interpretive Structural Modeling (ISM) diperoleh 4 kriteria dan 6 subkriteria yang akan digunakan dalam pemilihan supplier. Metode Analytical Network Process (ANP) untuk mendapatkan bobot kriteria, sub kriteria dan skor supplier. Hasil pengolahan data dengan metode Analytical Network Process (ANP) diperoleh pemilihan supplier berdasarkan skor tertinggi yaitu Sumedang 1