Analisis Penerapan Limitasi Bandwidth Berdasarkan Klasifikasi Konten Pada Layanan Hotspot Menggunakan Queue Tree Dan Hierarchical Token Bucket
Jaringan internet merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Hotspot istilah untuk area dimana user dapat mengakses jaringan internet, sering kali layanan hotspot memiliki layanan yang tidak merata karena tidak adanya manajemen bandwidth yang mengakibatkan kepadatan traffic sehingga menyebabkan penurunan kecapatan jaringan. Oleh karena itu diperlukan manajemen bandwidth sebagai upaya mengurangi kepadatan traffic pada layanan hotspot menggunakan metode Queue Tree dan Hierarchical Token Bucket. Penelitian ini melakukan perbandingan analisis Queue Type pada metode Queue Tree yaitu First In First Out (FIFO) dan Random Early Detect (RED) untuk mengetahui proses pengiriman packet data yang dapat mengurangi terjadinya kepadatan traffic ketika membangun layanan hotspot. Hasil pengujian 10 client FIFO dan RED menunjukkan bahwa Queue Type FIFO lebih unggul dari pada Queue Type RED, dengan indeks QoS FIFO 77% dan RED 68% dengan perbedaan perbandingan sebesar 9%, berdasarkan Quality of Service (QoS) dengan standard TIPHON.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).Analisis Penerapan Limitasi Bandwidth Berdasarkan Klasifikasi Konten Pada Layanan Hotspot Menggunakan Queue Tree Dan Hierarchical Token Bucket ().Teknik Informatika:FTI
Chicago Style
.Analisis Penerapan Limitasi Bandwidth Berdasarkan Klasifikasi Konten Pada Layanan Hotspot Menggunakan Queue Tree Dan Hierarchical Token Bucket ().Teknik Informatika:FTI,2023.Text
MLA Style
.Analisis Penerapan Limitasi Bandwidth Berdasarkan Klasifikasi Konten Pada Layanan Hotspot Menggunakan Queue Tree Dan Hierarchical Token Bucket ().Teknik Informatika:FTI,2023.Text
Turabian Style
.Analisis Penerapan Limitasi Bandwidth Berdasarkan Klasifikasi Konten Pada Layanan Hotspot Menggunakan Queue Tree Dan Hierarchical Token Bucket ().Teknik Informatika:FTI,2023.Text