// <![CDATA[PENENTUAN STATUS EKOSISTEM EMBUNG BRIGIF KOTA CIMAHI]]> 0403097502 - Dr. Eka Wardani S.T,.M.T Dosen Pembimbing 1 FITRA INSYIRAH RACHMANITA / 252018066 Penulis
Kota Cimahi Tahun 2019 mengalami defisit air minum. Salah satu sumber yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi sumber air baku adalah embung. Dilakukan identifikasi terhadap status pada embung untuk mengetahui kondisi ekosistem embung agar menjadi saran perbaikan sehingga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin serta dapat dipergunakan menampung air baku. Analisis dilakukanberdasarkan Pendoman Pengelolaan Ekosistem Danau menurut Kementerian Lingkungan Hidup Tahun 2008 dengan cakupan ekosistem yang dinilai adalah ekosistem akuatik, ekosistem sempadan, dan ekosistem terestrial. Status ekosistem akuatik pada parameter status trofik rusak, status mutu air terancam, jejaring makanan terancam, tutupan tumbuhan air baik, dan alga/ganggang biru baik. Status ekosistem sempadan pada parameter sempadan rusak dan kondisi pembuangan limbah rusak. Ekosistem terestrial pada parameter tutupan vegetasi rusak, kondisi pendangkalan embung rusak, dan kondisi pembuangan limbah rusak. Rekomendasi pengelolaan yg diberikan dengan pembuatan sistem perizinan kegiatan pada embung kerjasama terkait pengelolaan embung terhadap pengelola embung, pengukuran kualitas air pada setiap musim, pemagaran pada sekitar embung untuk membatasi kegiatan sekitar embung, pemantauan terhadap pembuangan limbah pada sekitar embung, pembangunan SPALD-S, pengerukan sedimentasi sebesar 3.180 m3, dan melengkapi komponen embung, berupa grit chamber pada lokasi penelitian. Kata kunci : Kota Cimahi, Embung, Status Ekosistem