// <![CDATA[PENGELOLAAN SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) CISANGKAN BERBASIS ALOKASI BEBAN PENCEMAR]]> 0403017701 - Iwan Juwana S.T., M.E.M., Ph.D Dosen Pembimbing 1 Rahmat Aditya / 252017047 Penulis
Pengelolaan DAS di Indonesia megalami kendala sehingga menimbulkan pencemaran, salah satu DAS yang mengalami pencemaran yaitu pada Sub DAS Cisangkan di Kota Cimah . Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi sumber pencemar, menghitung beban pencemaran, menghitung daya tampung, mengalokasikan beban pencemar yang berlebih dan merencanakan strategi pengendaliannya. Hal pertama yang dilakukan yaitu menentukan status mutu dari Sungai Cisangkan menggunakan metode indeks pencemaran. Kemudian, dilakukan perhitungan beban pencemaran untuk sektor domestik, pertanian, peternakan, dan industri sehingga didapatkan nilai daya tampung dari Sub DAS Cisangkan. Alokasi dilakukan untuk nilai beban pencemaran yang berlebih berdasarkan kontribusi sumber dan menjadi dasar untuk strategi pengendalian. Potensi beban pencemaran yang perlu dialokasikan untuk parameter BOD sebesar 6.527,69 kg/hari. COD sebesar 10.715,04 kg/hari, TSS sebesar 2.625,26 kg/hari, N-Tot sebesar 136,05 kg/hari, P-Tot sebesar 15,08 kg/hari. Dari hasil penelitian, nilai beban pencemar mengalami penurunan setelah adanya penerapan strategi pengendalian. Strategi yang direncanakan untuk pengendalian beban pencemar yaitu untuk aspek teknis dengan membangun IPAL Komunal dan membangun fasilitas pengolahan setempat berupa MCK serta aspek non-teknis diantaranya dengan memulihkan sempadan sungai yang berjarak 10 meter dari sungai, membuat kegiatan yang membangun partisipasi masyarakat, dan memperkuat aspek hukum dalam pencemaran sungai. Nilai BOD yang didapatkan sebesar 4,07 kg/hari dan 23,91 kg/hari untuk bagian tengah dan hilir. Kata kunci: Alokasi Beban Pencemar; Pengelolaan DAS; Daya Tampung Beban Pencemar.