ESTIMASI PM10 dan PM2,5 DENGAN PENGUKURAN AEROSOL OPTICAL DEPTH (AOD) BERBASIS SATELIT BERDASARKAN KEJADIAN KEBAKARAN HUTAN DI KOTA PONTIANAK PADA TAHUN 2018-2019
Aerosol memiliki variabel spasita dan temporal yan tinggi karena distribusinya yang heterogrn. Studi epidemiologi telah mengaitkan paparan massa partikulat dalam satuan ug/m3 dan efeknya terhadap kesehatan Aerosol dapat berperan dalam kualitas udara dan berdampak pada keseahatan manusia. Aerosol Optical Depth (AOD) adalah pengukuran kedalaman optik atau nilai pelemahan radiasi matahari yang masuk ke permukaan bumi seacara kuantitatif yang dapat mewakili jumlah partikel-partikel aerosol dikolom atmosfer. Nilai AOD merupakan variabel komprehensif yang merepresentasikan nilai aerosol untuk jarak jauh di atmosfer. Pengangkutan polutan udara dengan jarak menengah hingga jauh yang mencakup luas area ratusan hingga ribuan kilometer akan sulit dilakukan pemantauan menggunakan jaringan monitor berbasis darat yang jumlah nya terbatas. Mengingat cakupan spasial yang konsisten, data sensor saletit dapat sanagt relevan time dan studi historis terhadap distribusi dan instensitas transportasi polutan jarak jauh. Nilai AOD dan Konsentrasi PM10 dan PM2,5 di Kota Pontianak tahun 2018-2019 disajikan dalam variasi temporal yaitu menggunakan data harian dan bulanan, hasil nilai koefisiensi regresi antara AOD dan Konstrasi PM secara berturut-turut adalah R2 = 0,97808 untuk PM2,5. Koefiseinsi regresi memberikan hasil kualitatif terhadap hubungan nilai AOD dan PM dan menjelaskan hubungan positig terhadap hubungan AOD dan Pm dan menjaelaskan jubungan positif. Satelit pengindraaan jauh menawarkan cara yang dinamis dan kuat untuk memantau kualitas udara ambien. Dengan kompetesi spesifik resulusi spasial dan temporal, saletit pengindraan jauh dapat mnegatasi keterbatasan pada sitem pemantauan kulitas udara berbasis darat. Namun, pemantauan kulitas udara dengan menggunakan penginderaan jauh masih alam tahap penelitian, masih diperlukan keakuratan dan kelengkapan pada sistem pemantauan nilai AOD dan instrumen pemantauan kulitas di permukaan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).ESTIMASI PM10 dan PM2,5 DENGAN PENGUKURAN AEROSOL OPTICAL DEPTH (AOD) BERBASIS SATELIT BERDASARKAN KEJADIAN KEBAKARAN HUTAN DI KOTA PONTIANAK PADA TAHUN 2018-2019 ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.ESTIMASI PM10 dan PM2,5 DENGAN PENGUKURAN AEROSOL OPTICAL DEPTH (AOD) BERBASIS SATELIT BERDASARKAN KEJADIAN KEBAKARAN HUTAN DI KOTA PONTIANAK PADA TAHUN 2018-2019 ().Teknik Lingkungan:FTSP,2023.Text
MLA Style
.ESTIMASI PM10 dan PM2,5 DENGAN PENGUKURAN AEROSOL OPTICAL DEPTH (AOD) BERBASIS SATELIT BERDASARKAN KEJADIAN KEBAKARAN HUTAN DI KOTA PONTIANAK PADA TAHUN 2018-2019 ().Teknik Lingkungan:FTSP,2023.Text
Turabian Style
.ESTIMASI PM10 dan PM2,5 DENGAN PENGUKURAN AEROSOL OPTICAL DEPTH (AOD) BERBASIS SATELIT BERDASARKAN KEJADIAN KEBAKARAN HUTAN DI KOTA PONTIANAK PADA TAHUN 2018-2019 ().Teknik Lingkungan:FTSP,2023.Text