// <![CDATA[Inventarisasi Timbulan dan Komposisi Serta Studi Pendahuluan Sikap Masyarakat Terhadap Sampah Makanan di Rumah Tangga Kota Cimahi]]> 0416087701 - Siti Ainun , S.T., S.Psi, M.Sc Dosen Pembimbing 1 Richard Sandro Dicarpio Siadari / 25-2018-033 Penulis
Timbulan sampah Kota Cimahi mencapai 275.46 ton/hari dengan jenis sampah terbesar yang dihasilkan adalah sampah organik (sisa makanan dan ranting kayu) yaitu 50,6% dari total sampah di Kota Cimahi. Sustainable Development Goals target 12.3 merencanakan pada tahun 2030 untuk mengurangi setengah dari limbah makanan pada tingkat retail dan konsumen. Diperlukan identifikasi timbulan sampah makanan dan sikap masyarakat per tingkat ekonomi untuk memberikan arahan rekomendasi untuk mengurangi sampah makanan. Rumus slovin digunakan untuk menentukan jumlah sampel yang dibutuhkan sedangkan untuk pengukuran timbulan dan komposisi sampah mengacu pada SNI-19-3964-1994. Pengukuran sikap masyarakat dilakukan dengan penyebaran kuesioner yang dibuat berdasarkan komponen rutinitas perencanaan makan di rumah tangga. Total timbulan sampah makanan di rumah tangga Kota Cimahi sebesar 82,924 ton/hari atau 55% dari total sampah rumah tangga di Kota Cimahi dengan komposisi terbesar adalah makanan sisa yaitu 29% dari total sampah makanan di Kota Cimahi. Masyarakat medium income menghasilkan sampah makanan terbesar yaitu 45,243 ton/hari atau 55% dari total sampah makanan di rumah tangga Kota Cimahi. Sikap masyarakat di tingkat ekonomi high income, medium income dan Kota Cimahi terhadap rutinitas perencanaan makanan sudah sangat baik kecuali pola makan sedangkan masyarakat di tingkat ekonomi low income memiliki sikap yang kurang baik pada kebiasaan berbelanja, pola makan dan pengolahan. Arahan rekomendasi pengurangan dibagi menjadi 2 target yaitu arahan yang ditujukan untuk perbaikan sikap masyarakat yang mempertimbangkan tingkat ekonomi dan arahan yang ditujukan untuk Pemerintah Kota Cimahi. Kata kunci: Sampah makanan rumah tangga, sikap masyarakat, pengurangan sampah makanan