PENENTUAN STATUS EKOSISTEM EMBUNG CISEUPAN KOTA CIMAHI
Kota Cimahi memiliki 5 embung, salah satunya adalah Embung Ciseupan yang dapat menjadi salah satu pilihan untuk sumber air baku. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan identifikasi status ekosistem pada embung agar dapat dilakukan revitalisasi. Metode penilaian pada penelitian ini ditinjau dari 3 aspek (akuatik, sempadan dan terestrial) yang mengacu pada Pedoman Pengelolaan Ekosistem Danau diterbitkan oleh Kementrian Negara Lingkungan Hidup Tahun 2008. Berdasarkan hasil penilaian, untuk ekosistem akuatik dengan parameter mutu air terancam, jejaring makanan (food web) terancam, trofik rusak, keanekaragaman hayati rusak, tutupan tumbuhan air baik dan alga baik. Ekosistem sempadan dengan parameter sempadan terancam dan pembuangan limbah rusak. Ekosistem terestrial dengan parameter penutupan vegetasi lahan terancam, dampak pendangkalan dan pembuangan limbah pada sungai rusak. Parameter dengan status terancam hingga rusak perlu dilakukan upaya pengelolaan. Pengelolaan secara teknis dan non-teknis dengan membuat SPALD-S, pengerukan embung, pembuatan green belt pada daerah sempadan embung, dan larangan pembangunan di sekitar embung.
Kata Kunci: Embung Ciseupan, Penentuan penilaian ekosistem, Pengelolaan, Kota Cimahi
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).PENENTUAN STATUS EKOSISTEM EMBUNG CISEUPAN KOTA CIMAHI ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.PENENTUAN STATUS EKOSISTEM EMBUNG CISEUPAN KOTA CIMAHI ().Teknik Lingkungan:FTSP,2023.Text
MLA Style
.PENENTUAN STATUS EKOSISTEM EMBUNG CISEUPAN KOTA CIMAHI ().Teknik Lingkungan:FTSP,2023.Text
Turabian Style
.PENENTUAN STATUS EKOSISTEM EMBUNG CISEUPAN KOTA CIMAHI ().Teknik Lingkungan:FTSP,2023.Text