// <![CDATA[KAJIAN PENANGANAN SANITASI DI WILAYAH RW 02 KELURAHAN KARANG PAMULANG KOTA BANDUNG]]> 0429018801 - Nico Halomoan ., S.T.,M.T. Dosen Pembimbing 1 Amelia Syahrul Utami / 252018043 Penulis
Permasalahan sanitasi masih terjadi di wilayah RW 02 Karang Pamulang sehingga perlu ditingkatkan agar sesuai dengan standar yang disyaratkan dalam pengelolaan sanitasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi penanganan sanitasi dengan cara menentukan aspek yang paling berisiko menggunakan kuesioner Environmental Health Risk Assessment (EHRA). Responden penelitian sebanyak 74 KK yang diambil dengan metode stratified random sampling yang tersebar di 6 RT. Kriteria penentuan strata dalam penelitian ini berdasarkan jumlah penduduk per RT di wilayah RW 02. Hasil kuesioner EHRA digunakan untuk penentu nilai Indeks Risiko Sanitasi (IRS), yang selanjutnya nilai IRS digunakan untuk strategi penanganan sanitasi dengan analisis SWOT. Aspek yang paling berisiko berdasarkan nilai IRS yaitu air limbah domestik dengan nilai IRS 600. Hasil penelitian menunjukan 53% masyarakat tidak mempunyai tangki septik. Strategi penanganan sanitasi dengan analisis SWOT kuantitatif dilihat berdasarkan faktor internal seperti strength dan weaknesses dan faktor eksternal yaitu opportunities dan threats. Adapun pengelolaan air limbah domestik yang perlu dibenahi berdasarkan hasil SWOT yaitu dengan mengupayakan pengelolaan air limbah domestik sistem on-site tetapi untuk ke depan pengolahan dengan sistem off-site harus terus diupayakan. Kata Kunci : EHRA, Indeks Risiko Sanitasi, Air Limbah Dome