ANALISIS TINGKAT KERAWANAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KECAMATAN CISARUA DAN KECAMATAN NGAMPRAH KABUPATEN BANDUNG BARAT
Kecamatan Cisarua dan Kecamatan Ngamprah termasuk wilayah yang memiliki potensi longsor. Hal ini dibuktikan dengan beberapa kejadian tanah longsor di kecamatan tersebut, serta telah menimbulkan kerusakan bangunan di beberapa desa. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan memetakan potensi bencana tanah longsor. Analisis tingkat kerawanan tanah longsor pada Kecamatan Cisarua dan Kecamatan Ngamprah menggunakan metode skoring dan pembobotan dengan menggunakan parameter yang mengacu dari hasil modifikasi BNPB 2013 dan BBSDLP 2009 yaitu curah hujan, jenis batuan, jenis penggunaan lahan, jarak terhadap sesar dan kemiringan lereng. Hasil dari penelitian ini berupa peta yang menunjukan tingkat kerawanan bencana tanah longsor pada Kecamatan Cisarua dan Kecamatan Ngamprah yang terbagi menjadi tiga klasifikasi yaitu tingkat kerawanan rendah dengan luas 1.084,54 ha atau 12,60%, tingkat kerawanan sedang dengan luas 5.063,99 ha atau 58,85%, dan tingkat kerawanan tinggi dengan luas 2.457,04 ha atau 28,55% dari luas total kecamatan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).ANALISIS TINGKAT KERAWANAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KECAMATAN CISARUA DAN KECAMATAN NGAMPRAH KABUPATEN BANDUNG BARAT ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS TINGKAT KERAWANAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KECAMATAN CISARUA DAN KECAMATAN NGAMPRAH KABUPATEN BANDUNG BARAT ().Teknik Geodesi:FTSP,2023.Text
MLA Style
.ANALISIS TINGKAT KERAWANAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KECAMATAN CISARUA DAN KECAMATAN NGAMPRAH KABUPATEN BANDUNG BARAT ().Teknik Geodesi:FTSP,2023.Text
Turabian Style
.ANALISIS TINGKAT KERAWANAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KECAMATAN CISARUA DAN KECAMATAN NGAMPRAH KABUPATEN BANDUNG BARAT ().Teknik Geodesi:FTSP,2023.Text