// <![CDATA[INDEKS KERENTANAN PESISIR DI PANTAI UTARA BEKASI DAN KARAWANG]]> 0411127504 - Dr.rer.nat. Dian Noor Handiani, S.Si., M.T. Dosen Pembimbing 1 HAFIDZ MUHAMMAD ASHARY HERLAMBANG / 232016089 Penulis
Kabupaten Bekasi dan Kerawang di Pantai Utara (Pantura) Jawa salah satu area yang mengalami dampak kenaikan muka air laut dan penurunan muka tanah cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kerentanan pesisir di Kabupaten Bekasi dan Karawang dengan berdasarkan nilai indeks kerentanan pesisir. Metode perhitungan indeks kerentanan di pesisir menggunakan perhitungan CVIw (Weighted Coastal Vulnerability Index) dengan menggunakan 8 parameter penentu indeks kerentanan, yaitu geomorfologi termasuk litologi, elevasi/ketinggian di pesisir, tinggi muka air laut, perubahan garis pantai, tinggi pasut rata-rata, ketinggian maksimum gelombang, penggunaan lahan, dan penurunan muka tanah. Hasil penelitian menunjukkan nilai CVIw terdapat 4 kelas, yaitu kerentanan rendah, sedang, tinggi dan sangat rentan. Kelas kerentanan di Pantura Bekasi dan Kerawang didominasi oleh kelas 4 (sangat rentan) dengan persentase 76,08% dimana nilai tertinggi berada di nilai 4,71. Kerentanan sangat rentan berada di 4 kecamatan di Kabupaten Karawang, yaitu Kecamatan Pakis Jaya, Cibuaya, Pedes, dan Cilebar. Sedangkan, nilai CVIw terendah berada di Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi dengan nilai CVIw sebesar 3,79.