// <![CDATA[PARTISIPASI PEDAGANG DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PASAR KIARACONDONG]]> 0421046301 - Akhmad Setiobudi, Ir.,MT. Dosen Pembimbing 1 RAHMALIA SAFITRI / 242019014 Penulis
Penumpukan sampah di Pasar Kiaracondong menyebabkan pedagang dan masyarakat di sekitarnya menjadi resah. Pedagang pasar merupakan kelompok masyarakat yang cukup terdampak akibat penumpukan sampah sehingga mereka berpartisipasi untuk membantu dalam pengelolaan sampah pasar. Hal ini berkaitan dengan Undang Undang No. 18 Tahun 2008 yaitu “Setiap orang dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga wajib mengurangi dan menangani sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan”. Partisipasi yang dilakukan oleh pedagang pasar beragam sehingga peneliti mengidentifikasi bentuk partisipasi pedagang dengan teori Pasaribu et. al (1986:349) dalam Huraerah (2008:102). Rumusan dalam penelitian ini yaitu bagaimana bentuk partisipasi pedagang dalam pengelolaan sampah di Pasar Kiaracondong. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dan kuantitatif menggunakan triangulasi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi yang dilakukan pedagang dalam bentuk partisipasi sosial, partisipasi harta benda, dan partisipasi tenaga. Partisipasi yang perlu ditingkatkan merupakan partisipasi buah pemikiran dan partisipasi keterampilan. Pada partisipasi buah pemikiran meliputi pemberian ide pemikiran untuk memecahkan masalah pengelolaan sampah pasar. Partisipasi keterampilan meliputi pemilahan dan pemanfaatan sampah. Pedagang yang melakukan partisipasi pengelolaan sampah merupakan pedagang alas kaki, pedagang penyedia makanan, pedagang pakaian, pedagang sembako, dan pedagang perhiasan.