// <![CDATA[IDENTIFIKASI HAMBATAN SAMPING BERDASARKAN GUNA LAHAN DI KORIDOR JALAN KOPO KOTA BANDUNG]]> 0427027601 - Sony Herdiana S.T, M.RegDev. Dosen Pembimbing 1 HANINDITA KUSUMANINGTYAS / 242019081 Penulis
Perkembangan ekonomi yang pesat di Kota Bandung, mendorong masyarakat sekitarnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup. Masyarakat pada akhirnya datang ke Kota Bandung dan mengakibatkan meningkatnya penggunaan lahan. Akan tetapi, ketersediaan lahan terbatas dan pemanfaatannya tidak sesuai dengan perencanaan yang berkelanjutan. Masifnya pembangunan di koridor Jalan Kopo, membuat jalanan ini memiliki masalah yang cukup kompleks. Peningkatan kegiatan akibat pemanfaatan guna lahan, seperti kepadatan penduduk dan aktivitas sepanjang koridor Jalan Kopo menyebabkan tingginya hambatan samping yang terjadi pada koridor tersebut dan mengganggu arus lalu lintas terutama pada waktu puncak. Permasalahan terkait hambatan samping yang terjadi menjadi hal yang perlu dikaji menjadi sebuah penelitian agar tidak merugikan masyarakat dan dinas setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan samping yang dihasilkan berdasarkan penggunaan lahan di koridor tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif karena bertujuan memberi gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka, mulai dari proses pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut hingga penampilan dan hasilnya. Berdasarkan hasil pengamatan, terbukti bahwa hambatan samping yang terjadi di koridor Jalan Kopo cukup tinggi disebabkan oleh guna lahan seperti industri dan pelayanan umum. Hal ini disebabkan karena adanya aktivitas tambahan berupa pedagang kaki lima yang berjualan, karena guna lahan tersebut memiliki aktivitas yang tinggi. Aktivitas pedagang kaki lima tersebut menyebabkan tingginya tingkat hambatan samping dan berpengaruh terhadap arus lalu lintas di Jalan Kopo.