// <![CDATA[PREDIKSI PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN YANG DI AKIBATKAN PEMBANGUNAN JALUR LRT PADA KORIDOR CAWANG-CIBUBUR]]> 0422087601 - Ratna Agustina S.T., M.T., DEA., Ph.D Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD IBNU IBRAHIM / 242019086 Penulis
Perubahan penggunaan lahan adalah bertambahnya penggunaan lahan dari satu sisi penggunaan ke penggunaan yang lainnya diikuti dengan berubahnya fungsi suatu lahan pada kurun waktu tertentu. Light Rail Transit atau disingkat LRT merupakan salah satu moda transportasi massal berbasis rel yang ramah lingkungan. Tujuan untuk penelitian ini adalah memprediksi pengaruh LRT terhadap perubahan penggunaan lahan di sekitar stasiun LRT. Prediksi perubahan penggunaan lahan diinterpretasi dari peta penggunaan lahan tahun 2017 dan tahun 2021. Pemodelan perubahan penggunaan lahan dilakukan dengan menggunakan metode pemodelan Cellular Automata Markov. Pemodelan perubahan penggunaan lahan menggunakan software Idrisi Selva. Variabel faktor pendorong yang digunakan adalah jalur LRT. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan lahan dengan faktor pendorong didominasi oleh hunian dengan luas 4.634,98 ha atau 52,60% dan penggunaan lahan terkecilnya adalah rawa dengan luas 0,09 ha atau 0,00%. Hasil penggunaan lahan tanpa faktor pendorong menghasilkan penggunaan lahan dominasi adalah hunian dengan luas 4.644,33 ha atau 52,71% dan penggunaan lahan terkecil adalah penggunaan lahan rawa dengan luas 0,009 ha atau 0,00%. Hasil perbandingan perubahan penggunaan lahan menghasilkan perbedaan dengan skenario faktor pendorong adalah perubahan secara terpusat dan skenario tanpa faktor pendorong adalah perubahan secara tersebar dan mengarah ke pusat kota.