// <![CDATA[PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN SHIELDED METAL ARC WELDING PORTABLE TERHADAP KEKUATAN TARIK LAS]]> Syahril Sayuti, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 IBNU HAJAR ALGHIFARI / 122019094 Penulis
Proses penggabungan dua benda dengan menggunakan metode pengelasan sudah banyak diaplikasikan pada penyambungan logam dengan maksud untuk mendapatkan hasil sambungan yang lebih ringan dan lebih sederhana tetapi memiliki kekuatan yang tidak kalah dengan jenis penyambungan logam lainnya. Salah satu metode pengelasan adalah las SMAW (Shielded Metal Arc Welding) merupakan pengelasan menggunakan busur nyala listrik sebagai panas pencair logam dan elektroda. Pada saat melakukan pengelasan banyak faktor yang menentukan bagus atau tidaknya hasil pengelasan tersebut diantaranya : pemilihan juru las, cara dan prosedur pengelasan, alat dan bahan yang dibutuhkan, elektroda yang digunakan, jarak kampuh dan kuat arus yang dipakai. Pada penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus las SMAW (Shielded Metal Arc Welding) terhadap kekuatan tarik pada sambungan las baja ST 37 tebal 5 mm dengan kuat arus yang digunakan adalah 70 A, 80 A, dan 90 A. Elektroda yang digunakan adalah elektroda E6013 diameter 2,6 mm dengan tiga merek berbeda. Kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 30° dan alur pengelasan berbentuk melingkar. Untuk mengetahui kekuatan tarik maka spesimen yang sudah dilas dilakukan pengujian tarik. Dari hasil penelitian dan pengujian yang dilakukan, diperoleh arus 90 A menggunakan elektroda HD-260 yang memiliki nilai kekuatan tarik maksimum yaitu 415,408 MPa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari hasil pengujian tarik, arus pengelasan sangat berpengaruh pada hasil pengelasan berdasarkan nilai kekuatan tarik. Semakin besar arus maka semakin besar pula nilai kekuatan tarik yang dihasilkan, tetapi harus disesuaikan juga dengan panduan pada elektroda yang akan digunakan dan ketebalan benda kerja yang akan dilakukan pengelasan.