PERANCANGAN KAMPANYE DAMPAK NEGATIF SAMPAH PLASTIK TERHADAP EKOSISTEM LAUT BAGI USIA 17-20 TAHUN
Indonesia berada di peringkat ke-5 sebagai negara penyumbang sampah plastik terbanyak ke laut. Hal itu dikemukakan oleh World Population Review pada tahun 2021. Sampah yang dibuang sembarangan saat berada di darat akan terbawa oleh angin dan arus air sungai hingga bermuara ke laut. Jika dibiarkan terus menerus maka sampah di laut pun akan semakin banyak dan merusak ekosistem laut. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah design thinking. Selain itu, untuk memahami permasalahan dan target audience dilakukan penelusuran literatur, penyebaran kuesioner dan wawancara. Perancangan kampanye ini ditujukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai dampak negatif sampah plastik terhadap ekosistem laut, terutama terhadap biota laut yang menjadi penghasil oksigen. Kampanye ini ditujukan untuk usia 17- 20 tahun. 58,3% dari kuesioner yang dibagikan kepada 60 responden menyatakan bahwa mereka sudah pernah mendapatkan edukasi akan bahaya sampah dan merel
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).PERANCANGAN KAMPANYE DAMPAK NEGATIF SAMPAH PLASTIK TERHADAP EKOSISTEM LAUT BAGI USIA 17-20 TAHUN ().Desain Komunikasi Visual:FAD
Chicago Style
.PERANCANGAN KAMPANYE DAMPAK NEGATIF SAMPAH PLASTIK TERHADAP EKOSISTEM LAUT BAGI USIA 17-20 TAHUN ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2023.Text
MLA Style
.PERANCANGAN KAMPANYE DAMPAK NEGATIF SAMPAH PLASTIK TERHADAP EKOSISTEM LAUT BAGI USIA 17-20 TAHUN ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2023.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN KAMPANYE DAMPAK NEGATIF SAMPAH PLASTIK TERHADAP EKOSISTEM LAUT BAGI USIA 17-20 TAHUN ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2023.Text