// <![CDATA[KINERJA SIMPANG JALAN CIBADUYUT – JALAN LEUWIPANJANG PASCA BEROPERASINYA FLYOVER KOPO DI KOTA BANDUNG]]> 0422087601 - Ratna Agustina S.T., M.T., DEA., Ph.D Dosen Pembimbing 1 NADYA TARA ZAGITA MANGKU NAGARA / 242019092 Penulis
Kemacetan di persimpangan jalan di Kota Bandung merupakan hal yang wajar karena volume lalu lintas yang semakin meningkat secara bertahap, sedangkan ruas jalan di Kota Bandung masih terbatas. Salah satu titik kemacetan pada persimpangan Jl. Cibaduyut – Jl. Leuwipanjang dan Jl, Soekarno-Hatta merupakan persimpangan yang paling sibuk di Kota Bandung. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi kinerja pergerakan arus lalu lintas di persimpangan Jl. Cibaduyut – Jl. Leuwipanjang dan Jl. Soekarno – Hatta pasca beroperasinya flyover Kopo di Kota Bandung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif melalui analisis Kinerja Simpang APILL menurut PKJI Tahun 2014. Berdasarkan hasil analisis penelitian, tundaan simpang rata – rata yaitu sebesar 218.48 det/skr hingga 456.30 det/skr yang artinya masing masing pendekat memiliki tundaan simpang rata – rata dengan tingkat pelayanan F (>60) atau buruk sekali. Nilai ini diakibatkan oleh waktu siklus persimpangan yang terlalu lama dan tidak sesuai dengan standar PKJI 2014. Dari hasil perhitungan standar PKJI 2014 menggunakan alternatif pengaturan 3 fase memiliki kinerja yang meningkat menjadi E (Buruk), Hal ini ditunjukan dengan nilai tundaan simpang rata – rata 47.80 det/skr hingga 55.54 det/skr. Maka dapat dikatakan pembangunan flyover belum berhasil untuk mengatasi permasalahan kemacetan di Persimpangan Jl. Cibaduyut – Jl. Leuwipanjang dan Jl, Soekarno-Hatta.