// <![CDATA[PENGGUNAAN REVERSE POWER RELAY PADA GENERATOR Dl PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI KAMOJANG]]> lr. Soenaryo Dosen Pembimbing 1 IRMA MARDIANA / 112001060 Penulis
Salah satu gangguan yang mungkin dan dapat terjadi pada sistem pembangkit tenaga listrik adalah gangguan daya balik terhadap generator yang dioperasionalkan secara pararel. Hal ini terjadi manakala daya yang mengalir dari sistem jala-jala listrik mengarah ke salah satu generator yang sedang bekerja pada sistem pembangkit tersebut yang mengakibatkan generator tersebut berubah menjadi motor. Peristiwa ini selanjutnya akan menjadikan beban bagi generator lainnya, bahkan dimungkinkan pula akan menimbulkan kerusakan-kerusakan terhadap peralatan-peralatan listrik lainnya pada sistem pembangkit tersebut yang lebih lanjut akan menyebabkan terganggunya kontinyuitas pelayanan tenaga listrik terhadap konsumen dan para pemakai lainnya. Guna mencegah te~adinya kejadian seperti tersebut di atas, setiap generator perlu dilengkapi dengan peralatan proteksi daya balik berupa relay daya balik generator. Dengan adanya relay daya balik tersebut, maka generator akan terlindung dari gangguan daya balik, karena relay dimaksud akan segera dapat menditeksi setiap gangguan daya balik yang timbul untuk kemudian relay akan segera pula menggerakkan pembuka pemutus tenaga (PMT) untuk memutus hubungan generator ke sistem jala-jala listrik. Dengan demikian generator berikut turbin penggeraknya akan terbebaskan dari kerusakan yang mungkin te~adi akibat adanya gangguan daya balik ini, sehingga kerugian investasi dari system pembangkit dapat dihindari. Berdasarkan hasil pembahasan terhadap data yang ada hasil penelitian di lapangan, temyata turbin dapat menggerakkan generator dan bekerja dengan baik, sehingga tidak memungkinkan terjadinya daya yang berbalik arah dari sistem jala-jala menuju generator, dan hal ini pula-lah yang menyebabkan relay daya balik pada generator tidak perlu untuk bekerja.