// <![CDATA[PERHITUNGAN SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL UNTUK SIARAN TV DIGITAL]]> Ir. SUYATO, M.Sc. Dosen Pembimbing 1 0402047401 - Dwi Aryanta ST. MT Dosen Pembimbing 2 TEGUH BUDIARINTO S / 111999002 Penulis
Sistem teknologi melalui satelit merupakan suatu sistem komunikasi radio dengan satelit yang berfungsi sebagai penerima dan pemancar gelombang mikro yang mampu merelay ( memancarkan kembali ) sinyal-sinyal dari satu titik ke titik-titik yang lain di bumi. Sinyal baseband dikirim ke stasiun bumi melalui jaringan terrestrial. Jaringan terrestrial dapat berbentuk sambungan telepon atau suatu link berkanal banyak yang dihubungkan ke stasiun bumi. Sinyal pita dasar diolah di stasiun bumi dan dikirim oleh carrier (pembawa) ke satelit. Satelit menerima gelombang pembawa yang telah dimodulasi pada spektrum frekuensi uplink (bumi ke angkasa) dari seluruh stasiun bumi pada jaringan terrestrial tersebut, menguatkan sinyal tersebut dan mengirimkannya kembali ke bumi pada spektrum frekuensi downlink (angkasa ke bumi). Frekuensi sinyal dari satelit pada ke 24 transponder telah ditetapkan pada frekuensi hubungan ke bawah (downlink) dengan jalur spektrum 500 MHz dan lebar kanal 36 MHz. Penempatan frekuensi dari ke 24 transponder tersebut mempunyai frekuensi dari 3720 MHz - 4180 MHz. Dengan 20 MHz untuk mengakomodasi polarisasi horizontal dan jalur pengaman (guard band) masing-masing kanal sebesar 4 MHz. Pada sistem digital, satu transponder dialokasikan siaran televisi digunakan unutk 8 kanal siaran televisi, setiap kanal mempunyai lebar pita (bandwidth) 4,224 MHz.