// <![CDATA[ANALISIS SFH 1x3 DAN SFH 1x1 PADA SISTEM KOMUNIKASI BERGERAK GSM Dl JARINGAN PT. TELKOMSEL SAMARINDA]]> Ir. Rustamaji, M.T. Dosen Pembimbing 1 Enriko Horas M.P. / 111997106 Penulis Ir. Yoyok Ashadi Dosen Pembimbing 2
Sistem seluler telah berkembang pesat pada beberapa tahun belakangan ini. Jumlah pelanggan (user) sistem komunikasi bergerak seluler meningkat dengan pesat seiring dengan kebutuhan akan komunikasi yang lancar dimanapun pemakai jasa telekomunikasi berada. Meningkatnya kebutuhan pelanggan (user) sistem komunikasi bergerak seluler menjadi masalah baru bagi penyedia jasa telepon seluler, karena mereka harus dapat meningkatkan kapasitasnya untuk melayani pengguna yang bertambah dengan sumber daya frekuensi yang tidak bertambah (terbatas). Sebab makin banyaknya kanal pembicaraan akan berpengaruh pada penggunaan kanal frekuensi yang semakin ketat. Keterbatasan frekuensi yang dimiliki oleh perusahaan penyelenggara jasa seluler merupakan kendala, sebab dengan bertambahnya jumlah pelanggan komunikasi seluler dan semakin banyaknya kanal pembicaraan jumlah pelanggan komunikasi seluler dan semakin banyaknya kanal pembicaraan yang disediakan maka pemakaian ulang kanal frekuensi semakin ketat. Keterbatasan jumlah kanal frekuensi yang dimiliki PT. TELKOMSEL hanya 37 kanal (7,5 MHz) menyebabkan penggunaan frekuensi reuse sangat ketat. Hal ini akan menimbulkan interferensi antar kanal frekuensi semakin besar, sehingga kualitas jaringan yang diberikan menjadi turun. Untuk tetap dapat memberikan tingkat pelayanan kualitas (quality) jaringan mikrosel di PT. TELKOMSEL Samarinda tetap baik, maka diimplementasikan suatu teknologi penggunaan beberapa kanal frekuensi secara bergantian dalam satu TRX yang disebut dengan Synthesizer Frequency Hopping (SFH). SFH salah satu teknik Frekuensi Hoppping yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas sehingga kebutuhan pelanggan sistem komunikasi seluler dapat dilayani dengan baik. Pelaksanaan SFH di mikrosel PT.TELKOMSEL Samarinda adalah SFH 1x3. Akan tetapi semakin bertambahnya pelanggan (user) kemudian SFH 1X3 tersebut mengalami penggantian (existing) ke SFH lxl yang temyata dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di mikrosel PT. TELKOMSEL Samarinda.