// <![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM REGISTRASI DAN IDENTIFIKASI PASJEN PUSKESMAS BERBASIS PC DENGAN MENGGUNAKAN CITRA SIDIK JARI]]> Hendi Handian Rachmat, S.T., M.T., Ph.D Dosen Pembimbing 2 Prof. Dr. Ir. Soegijardjo Soegijoko Dosen Pembimbing 1 RAMDAN ADLI PITRA / 112000085 Penulis
Pada tugas akhir ini telah dirancang dan direalisasikan suatu system registrasi dan identifikasi pasien puskesmas berbasis PC (Personal Computer) dengan memanfaatkan citra sidik jari sebagai salah satu data pasien. Perancangan sistem dilakukan dengan membangun perangkat lunak yang dapat melakukan proses registrasi pasien dan proses identifikasi pasien. Sistem tersebut diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dengan mengatasi kelemahan sistem pencatatan data (registrasi) pasien dan system identifikasi pasien yang saat ini digunakan di Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat). Sistem yang dibangun terdiri dari PC, modul sidik jari, kamera digital, serta perangkat lunak (program) registrasi dan identifikasi pasien. Modul sidik jari terdiri dari sensor dan SDK (System Development Kit) yang berfungsi untuk melakukan pengolahan citra dan ekstraksi data sidik jari. Program registrasi yang dibangun berfungsi melakukan proses pengambilan data dari modul sidik jari dan kamera digital. Program registrasi juga melakukan proses penyimpanan data diri pasien, data sidik jari, dan foto pasien ke dalam basis data. Pada proses identifikasi pasien, program identifikasi akan membandingkan data sidik jari input dengan data sidik jari yang telah terdaftar pada basis data. Keluaran dari system ialah pasien dapat teridentifikasi berdasarkan data sidik jari yang dimiliki dan informasi mengenai pasien ditampilkan pada layar monitor. Selain itu data-data pasien tersimpan secara lengkap dan akurat pada basis data. Performansi sistem diuji dengan melakukan registrasi dan identifikasi terhadap 214 orang pasien puskesmas Moch. Ramdhan pada bulan Desember 2005 - Januari 2006. Pengujian sistem di puskesmas tersebut memberikan hasil bahwa 189 orang pasien (88,32 %) dapat teridentifikasi sedangkan 25 orang pasien (11,68 %) tidak. Waktu yang dibutuhkan untuk proses identifikasi seorang pasien dari 214 data pasien pada basis data berkisar antara 5 - 10 detik (pada PC dengan prosesor 997 MHz; RAM 112 MB). Dari hasil pengujian sistem registrasi didapatkan bahwa seluruh data pasien dapat tercatat secara lengkap dan akurat pada basis data, dan sistem identifikasi menggunakan sidik jari dapat mempercepat proses identifikasi pasien dibandingkan dengan sistem manual yang digunakan di puskesmas.