// <![CDATA[PERENCANAAN SISTEM TRANSMISI GELOMBANG MIKRO DIGITAL DI SAMBAS (KALIMANTAN BARAT)]]> Ir. Poernomo Trisapto Dosen Pembimbing 1 ASEP SUHENDAR / 111996079 Penulis Ir. Ageng Julianto Dosen Pembimbing 2
Sebagian wilayah Indonesia masih berupa daerah rural (pedesaan). kondisi geografis daerah rural dapat berupa dataran rendah (termasuk pantai, sungai dan rawa-rawa), daerah perbukitan atau pegunungan, kepulauan atau gabungan dari kondisi-kondisi tersebut. Daerah rural umumnya sulit dijangkau dengan jaringan kabel, maka untuk mengatasi masalah tersebut digunakan akses radio. Sistem gelombang mikro digital sebagai salah satu sistem transmisi radio, banyak digunakan dalam bidang telekomunikasi untuk menghubungkan dua lokasi terutama yang tidak dapat dijangkau oleh kabel tembaga. Pada tugas akhir ini penulis merencanakan link gelombang mikro digital di Sambas (Kalbar) dan diharapkan dapat memberi gambaran yang jelas tentang prosedur perencanaan, faktor-faktor yang menjadi pertimbangan, serta masalah yang ada dalam perencanaan link system gelombang mikro digital. Pada tugas akhir ini juga disertakan program pembantu perencanaan yang berguna untuk mempermudah proses perhitungan link dan menampilkan gam bar profil lintasan yang dilalui. Beberapa parameter yang dijadikan sebagai variabel adalah tinggi antena, diameter antena dan daya pancar. Dengan mengubah-ubah nilai ketiga variabel tersebut diharapkan bisa mendapatkan daya terimaan yang optimum dan menguntungkan secara teknis maupun non-teknis dalam perencanaan dengan tetap berpedoman pada syarat maksimum probabilitas outage yang direkomendasikan oleh CCIR.