PERHITUNGAN DISTRIBUSI DAYA DALAM JARINGAN TRANSMISI DENGAN TEKNIK SUPERPOSISI
Dalam lndustri tenaga listrik yang kompetitif akan terjadi berbagai transaksi, baik transaksi pool maupun transaksi bilateral. Transaksi pool tidak mehbatkan pihak saluran, sedangkan transaksi bilateral adalah transaksi yang melibatkan produser (pihak pembangkit), konsumen (pihak pemakai) dan penyalur (pihak transmisi), yang menyalurkan dayanya, yang disebut wheeling. Salah satu persoalan wheeling adalah menghitung distribusi daya yang terjadi pada jaringan transmisi yang dimaksudakan untuk memperhitungkan besar biaya sewa jaringan. Dalam laporan ini akan memperkenalkan teknik perhitungan aliran daya dari suatu wheeling dalam sistem tenaga listrik. Melalui teknik superposisi akan dapat dihitung distribusi arus pada setiap cabang jaringan transmisi dengan asumsi arus yang diinjeksikan pada setiap bus adalah sumber arus yang ideal , sehingga persamaan injeksi arus bus dapat diterapkan. Bila injeksi arus bus yang selain injeksi arus bus transaksi ditiadakan maka arus-arus yang mengalir pada jaringan transmisi adalah arus transaksi saja. Injeksi Arus setiap bus dapat diketahui melalui perhitungan aliran daya; fastdecouple dan melalui metoda pengukuran langsung. Melalui persamaan daya, distribusi daya transaksi pada setiap cabang jaringan transmisi dapat dihitung.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2003).PERHITUNGAN DISTRIBUSI DAYA DALAM JARINGAN TRANSMISI DENGAN TEKNIK SUPERPOSISI ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.PERHITUNGAN DISTRIBUSI DAYA DALAM JARINGAN TRANSMISI DENGAN TEKNIK SUPERPOSISI ().Teknik Elektro:FTI,2003.Text
MLA Style
.PERHITUNGAN DISTRIBUSI DAYA DALAM JARINGAN TRANSMISI DENGAN TEKNIK SUPERPOSISI ().Teknik Elektro:FTI,2003.Text
Turabian Style
.PERHITUNGAN DISTRIBUSI DAYA DALAM JARINGAN TRANSMISI DENGAN TEKNIK SUPERPOSISI ().Teknik Elektro:FTI,2003.Text