<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16943">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI MODEL ENJINIRING WAHANA GERAK MANDIRI DENGAN SISTEM PENGHINDARAN TABRAKAN BERBASIS LOGIKA FUZZY]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Prof. DR. Adang Suwandi Ahmad</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NIKEN SY AFITRI / 111999053</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Kusprasapta Mutijarsa. S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Elektro]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2003]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam tugas akhir ini dilakukan perancangan dan realisasi model enjiniring wahara gerak
mandiri, dilengkapi dengan sistem penghindaran tabrakan pada wahana gerak mandiri  berbasis logika fuzzy, untuk mencerminkan kemampuan cara berpikir manusia untuk menghindari rintangan. Untuk pcngambilan informasi jarak objek rintangan digunakan sensor ultrasonik, yang bekerja pada frekuensi 40 kHz. dan penggerak wahana berupa motor dc. Wahana gerak mandiri (autonomous vehicle) merupakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang digunakan untuk membantu kerja manusia. terutama pekerjaan yang beresiko tinggi Dalam menjalankan tugasnya, wahana bekerja secara mandiri, tanpa bantuan dari manusia sebagai operator. sehingga diperlukan penginderaan secara terus-menerus terhadap lingkungan kerjanya Saat menjalankan fungsinya, wahana menemui kendala untuk menghindari objek-objek rintangan yang dihadapinya Karena itu. wahana perlu dilengkapi dengan suatu system penghindaran tabrakan yang cerdas. dan wahana diharapkan dapat meniru kemampuan cara berpikir manusia untuk menghindari objek-objek rintangan. Manusia dapat memperkirakan jarak
objek di sekitarnya melalui indera penglihatan dan menginterpretasikannya secara linguistik, kemudian mengambil keputusan untuk meneruskan perjalanan dengan arah tertentu. Perancangan dan realisasi wahana gerak mandiri ini meliputi perancangan dan realisasi pcrangkat keras. perangkat lunak. sena integrasi perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras wahana menggunakan 5 pasang transduser ulrrasonik yang bekerja pada frekuens1 40 kHz. yang terdiri atas pemancar dan penerima uhrasonik, menggunakan 2 buah motor de sebagai penggerak. dan menggunakan unit pengolah DTSI sebagai pengendali dan pengolah. Adapun perangkat lunaknya ditulis dalam bahasa C, memiliki 2 buah fungsi keanggotaan untuk input, yaitu jarak rintangan dan sudut rintangan, serta satu fungsi keanggotaan untuk output, yaitu arah wahana lntegrasinya berupa wahana yang memancarkan gelombang uhrasonik. dan penerima akan mendeteksi objek pada lingkungan wahana untuk kemudian hasil perhitungan jarak dan informasi sudutnya diolah pada sistem fuzzy, dan output berupa arah wahana diteruskan ke pengendali gerak motor. dan motor akan bergerak sesuai perintah pengendalian Pengujian wahana berupa pengujian perangkat keras. perangkat lunak dan pengujian fungsional sistem Pengujian fungsional sistem adalah pengujian wahana setclah diintegrasikan perangkat keras dan perangkat lunaknya. Hasil integrasi sitem diuji pada kondisi jarak dan sudut rintangan yang berbeda. Dari hasil pengujian fungsional sistern dapat diambil kesimpulan bahwa wahana gerak mandiri dapat menghindari objek-objek rintangan pada lingkungan kerjanya. Kemudian arah gerak wahana saat menghindar sesuai dengan aturan fuzzy yang ditetapkan sebelumnya.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[301EL/03]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[301EL/03]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[301EL/03]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="18368" url="" path="/111999053_301EL.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI MODEL ENJINIRING WAHANA GERAK MANDIRI DENGAN SISTEM PENGHINDARAN TABRAKAN BERBASIS LOGIKA FUZZY]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[16943]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-02 11:06:52]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-02 11:07:44]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>