TURN AROUND RANGING SYSTEM PADA PENGENDALIAN SATELIT
Kemajuan Telekomunikasi di Indonesia bahkan di dunia sangat cepat berkembang setelah digunakan satelit sebagai alat komunuikasi. Dengan penggunaan satelit maka jarak di permukaan bumi bukanlah faktor utama karena satelit itu sendiri mengorbit pada ketinggian tertentu diatas permukaan bumi sehingga dapat menjangkau seluruh bagian dari permukaan bumi. Untuk itulah sistem komunikasi dilengkapi dengan sistem pengontrolan jarak jauh untuk melakukan kegiatan pengawasan, perintah, pelacakan dan pengukuran jarak satelit. Dalam melakukan proses pengukuran jarak (ranging) ada 3 cara yang dapat dilakukan yaitu Command Telemetry Ranging, Direct Ranging dan Turn Around Ranging£. Tetapi dari ke-3 ranging tersebut penulis hanya akan membahas tentang Turn Around Ranging (TAR). Pada sistem TAR digunakan 2 stasiun pengendali, selain Stasiun Pengandali Utama (SPU) Cibinong digunakan juga stasiun pengendali lain yaitu stasiun Medan. Proses ranging diiakukan dengan mengirimkan range tone dengan mengambil tone yang mempunyai frekuensi tertinggi kemudian diproses dan dipancarkan ke satelit yang kemudian dipancarkan kembali ke bumi. Beda fasa antara range tone yang dikirim dengan yang diterima ini yang akan digunakan dalam proses pengukuran jarak. Perangkat-perangkat TAR sang at mendukung proses ranging karena perangkat tersebut sangat berpengaruh pada keakuratan data yang dihasilkan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2003).TURN AROUND RANGING SYSTEM PADA PENGENDALIAN SATELIT ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.TURN AROUND RANGING SYSTEM PADA PENGENDALIAN SATELIT ().Teknik Elektro:FTI,2003.Text
MLA Style
.TURN AROUND RANGING SYSTEM PADA PENGENDALIAN SATELIT ().Teknik Elektro:FTI,2003.Text
Turabian Style
.TURN AROUND RANGING SYSTEM PADA PENGENDALIAN SATELIT ().Teknik Elektro:FTI,2003.Text