// <![CDATA[PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI OTOMATISASI PENGATURAN PINTU AIR PADA SISTEM PENGENDALIAN BANJIR BERBASIS MIKROKONTROLLER AT89S51]]> Hendi Handian Rachmat, S.T., M.T., Ph.D Dosen Pembimbing 2 Decy Nataliana, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Inman Yasin / 112000060 Penulis
Pada penelitian ini akan dirancang dan diimplementasikan pengaturan pintu air pada sistem pengendalian banjir yang bekerja secara otomatis berbasis mikrokontroller AT89S51 yang berfungsi sebagai unit pengendali. Pintu air ini mampu mengatur aliran air antara sungai utama dan anak sungai yang diharapkan dapat meminimalkan terjadinya banjir. Perancangan dan implementasi pengaturan pintu air ini meliputi perancangan dan implementasi sistem mekanik, perangkat keras, serta perangkat lunak. Sistem mekanik yang dirancang dan diimplementasikan meliputi pembuatan mekanik pintu air. Untuk perancangan dan implementasi perangkat keras meliputi pembuatan sub sistem yang terdiri dari 4 sub sistem utama yaitu sub sistem sensor yang terdiri dari sensor detektor air berfungsi untuk mendeteksi ketinggian air dan sensor infra merah berfungsi untuk mengatur ketinggian pintu air, sub sistem motor servo berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan pintu air, sub sistem pompa air berfungsi untuk menghisap dan mengeluarkan air yang ada di kolam, dan sub sistem catu daya sebagai penyuplai tegangan untuk system perangkat keras. Pada sistem pengendalian banjir ini juga dirancang dan diimplementasikan perangkat lunak yang selanjutnya di download ke unit pengendali untuk mengatur seluruh perangkat keras yang telah dibuat. Dari pengujian secara fungsional sistem terhadap sistem pengaturan pintu air diperoleh bahwa sistem dapat berfungsi untuk mengendalikan banjir, indikasi yang terjadi yaitu pintu akan menutup ketika permukaan air yang berada pada sungai utama menyentuh sensor detektor air pertama. Proses penutupan pintu ini akan berhenti ketika sensor infra merah dua mendeteksi sekat yang terdapat pada pintu air. Ketika kolam penampungan terisi air akibat tertutupnya pintu air dan permukaan air menyentuh sensor detektor air kedua maka pompa akan bekerja untuk menghisap dan mengeluarkan air ke sungai utama. Saat ketinggian air di sungai utama surut dan sensor detektor air pertama tidak terkena permukaan air, maka motor akan berputar untuk menaikkan pintu air hingga ketinggian yang dibatasi oleh sensor infra merah satu.