STUDI LAPANGAN PERILAKU IMPEDANSI SISTEM PENGETANAHAN GRiDS TERHADAP PERUBAHAN FREKUENSI
Sistem pengetanahan merupakan salah satu usaha untuk menjaga keselamatan personil di lapangan dan peralatan elektrik dari gangguan hubung singkat maupun dari sambaran petir. Secara teoritis sistem pengetanahan dianggap ideaJ jika nilai resistansinya sama dengan nol. Akan tetapi dalam kenyataannya hal tersebut tidak dapat dipenuhi, karena selain dipengaruhi faktor resistansi konduktor yang digunakan pada sistem pengetanahan, juga dipengaruhi oleh jenis tanah yang berbeda di setiap daerah. Untuk mencari harga impedansi pengetanahan tersebut, dalam penelitian ini digunakan metoda '”fall of potential” atau metoda tiga titik. Untuk metoda pengukuran ini, arus keluaran dari generator frekuensi diinjeksikan pada sistem pengetanahan grids 4 kisi dan grids 6 kisi. Yang hasilnya dapat dilihat di layar osiloskop berupa 2
buah gelombang sinusoida yang bila digabungkan akan didapatkan beda sudut fasa antara arus dan tegangan. Tugas akhir ini akan menjelaskan tentang perubahan harga impedansi dengan adanya penambahan elektroda konfigurasi grids untuk 4 kisi dan grids untuk 6 kisi dengan batasan bahwa tanah dianggap homogen. Dari metoda yang ada, bisa dilihat bahwa cara yang dilakukan adalah dengan melakukan injeksi suatu arus listrik konstan sebesar 10 mA dengan impedansi rangkaian 1 KΩ sebagai alat bantu pengukuran ke dalam tanah dengan besaran frekuensi anatara 0 Hz sampai dengan 13 MHz, kemudian dilakukan pengukuran potensial atau beda potensial yang terjadi di permukaan tanah. Dari pengukuran potensial permukaan tanah yang dilakukan di halaman Gedung Kerjasama PLN-ITB dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin banyak jurnlah titik elektroda batik yang terletak pada posisi yang simetris akan menyebabkan profil impedansi pengetanahan akan semakin seragarn dan mendekati suatu nilai konstan. Adanya konduktor lain di dalam tanah akan membawa atau mentransfer potensial permukaan pada ujung konduktor lain tersebut ke permukaan tanah disekitar konduktor lain. Sehingga diperlukan satu koreksi terhadap pengukuran tahanan pengetanahan yang selama ini dilakukan untuk gangguan petir.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2006).STUDI LAPANGAN PERILAKU IMPEDANSI SISTEM PENGETANAHAN GRiDS TERHADAP PERUBAHAN FREKUENSI ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.STUDI LAPANGAN PERILAKU IMPEDANSI SISTEM PENGETANAHAN GRiDS TERHADAP PERUBAHAN FREKUENSI ().Teknik Elektro:FTI,2006.Text
MLA Style
.STUDI LAPANGAN PERILAKU IMPEDANSI SISTEM PENGETANAHAN GRiDS TERHADAP PERUBAHAN FREKUENSI ().Teknik Elektro:FTI,2006.Text
Turabian Style
.STUDI LAPANGAN PERILAKU IMPEDANSI SISTEM PENGETANAHAN GRiDS TERHADAP PERUBAHAN FREKUENSI ().Teknik Elektro:FTI,2006.Text