// <![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM PENABUR SERBUK OBAT SODIUM HYDROSULFIT BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52]]> Dharma Kusumah, M.T. Dosen Pembimbing 1 Ferry Ferdian / 112001115 Penulis
Salah satu permasalahan yang ada pada proses produksi industri tekstil adalah proses pencucian kain di mana didalam proses pencucian kain itu terdapat proses penaburan serbuk obat Sodium Hydrosulfit yang digunakan untuk mereduksi zat warna yang tidak berikatan dengan kain Agar proses produksi dapat berjalan secara efektif dan ejisien, maka otomatisasi menjadi pilihan untuk diterapkan Pada tugas akhir ini diambil suatu permasalahan yang terdapat pada salah satu industri tekstil yang berlokasi di jalan Mohammad Toha no. 56 Bandung. Berdasarkan hasil pengamatan, bahwa pada industri tekstil tersebut terdapat proses penaburan serbuk obat Sodium Hydrosulfit masih menggunakan tenaga manusia, akibatnya terkadang masih terjadi kesalahan yang dapat menimbulkan proses produksi menjadi tidak ejisien Karena itu penulis tertarik untuk merancang dan merealisasikan suatu alat untuk menaburkan serbuk secara otomatis pada tahap pencucian kain, yang dapat diterapkan pada industri tekstil tempat dimana penulis melakukan penelitian Pada perancangan dan implementasinya, masalah yang harus dipecahkan adalah bagaimana sistem dapat menaburkan serbuk obat secara otomatis untuk setiap jenis kain yang berbeda-beda sesuai dengan berat serbuk yang diinginkan Pada sistem ini proses penaburan serbuk dilakukan dengan cara membuka tutup slide yang terdapat pada tempat penampung serbuk obat dengan menggunakan solenoid sebagai aktuator dan mikrolwntroller AT89S52 sebagai komponen kendali utamanya, selain itu terdapat pula optocoupler yang berfungsi sebagai sensor terhadap serbuk yang akan habis. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik dengan adanya indikasi : 1) Hasil penaburan serbuk mendekati nilai berat serbuk yang diinginkan melalui proses pemasukan data sebelum proses penaburan serbuk dilakukan 2) Sistem alarm dapat bekerja dengan baik pada saat serbuk melewati batas minimum serbuk 3) Proses penaburan serbuk dapat dilakukan secara otomatis tanpa ada campur tangan manusia kecuali pada saat pemberian serbuk ke bak penampung serbuk.