RANCANGAN DAN REALISASI SISTEM PENDETEKSI KEBOCORAN GAS ELPIJI BERBASIS MIKROKONTROLER INTEL MC 8031
Dewasa ini penggunaan gas elpiji sebagai sumber bahan bakar semakin luas, namun pemakaian dan pengoperasiannya dapat menjadi bumerang bila mengalami kebocoran hingga konsentrasinya melebihi standar maksimal kebakaran [ 0.24ppm/3jam ]. Oleh karena itu untuk cepat mengetahui hingga pencegahan terhadap hal-hal demikian sebagai efisiensi waktu dan tenaga, diperlukan suatu sistem yang mampu mendeteksi kebocoran gas elpiji serta dapat menutup saklar gas secara otomatis. Kebutuhan akan sistem seperti ini cenderung meningkat dari tahun ke tahun, sehingga dirasakan perlu untuk mengembangkan sistem pendeteksi kebocoran gas elpiji yang sesuai dengan kebutuhan rumah tangga di Indonesia dan dapat dikembangkan untuk sektor industri dan sektor transportasi yang menggunakan bahan bakar gas elpiji. Sistem pendeteksi ini terdiri dari beberapa sub-sistem utama dan rangkaian pendukung lainnya. Sub-sistem utama tersebut adalah CPU, sistem memori [RAM dan ROM], rangkaian input/output [serial dan parelel 110 ], address decoder, rangkaian PPI 8255, rangkaian ADC, rangkaian Sensor Gas dan rangkaian pendukung lainnya seperti rangkaian reset, rangkaian driver relay, rangkaian matrik keyboard serta rangkaian clock. Perancangan dan realisasi sistem ini menggunakan prosesor MC 8031 8-bit dengan spesifikasi SRAM yang mempunyai kapasitas memori 2 Kbyte, EPROM dengan kapasitas memori 8 Kbyte 28 pin yang mempunyai kecepatan akses maksimum 120 ns dan ADC yang digunakan adalah jenis Successive Approximation Converter 0808 8-bit dengan waktu konversi 100 mikrodetik. Sistem ini juga dilengkapi dengan visible alarm [ LCD ] dan audible alarm [ BUZZER ] yang akan memberikan peringatan terhadap kehadiran gas dalam konsentrasi yang berlebih. Dari hasil pengujian perangkat keras dapat diketahui bahwa pada rangkaian interface EPROM, sinyal OE akan diaktifkan bersamaan dengan keluarnya data valid pada EPROM, sehingga waktu akses EPROM maksimum dapat terpenuhi. Rangkaian address decoder yang dirancang berfungsi untuk memilih setiap divais sesuai dengan address yang dimilikinya dan akan mengaktifkan sinyal CS setelah address dinyatakan valid oleh prosesor. Secara keseluruhan dalam Tugas Akhir ini telah dilakukan proses rancang bangun sistem pendeteksi kebocoran gas elpiji berbasis mikrokontroler yang berfungsi sebagai pengontrol dan pengolah data hasil konversi dari ADC, selanjutnya data hasil tersebut akan ditampilkan pada display sebagai konsentrasi gas. Program pengendali dirancang dalam bahasa mesin dan ditulis menggunakan program editor 2500 A.D Macro Assembler Version 4.0.1d dan ALDS [Assembly Language Development System]. Untuk melakukan pengetesan program digunakan perangkat lunak simulasi A VSIM-51 yang mampu mensimulasikan jalannya program sebelum dimasukkan ke EPROM-nya. Perangkat keras yang dirancang dan direalisasikan pada Tugas Akhir ini telah berfungsi dengan baik, namun integrasi dengan perangkat lunak [ program ] belum berhasil dilakukan karena keterbatasan sumber daya yang ada dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2001).RANCANGAN DAN REALISASI SISTEM PENDETEKSI KEBOCORAN GAS ELPIJI BERBASIS MIKROKONTROLER INTEL MC 8031 ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.RANCANGAN DAN REALISASI SISTEM PENDETEKSI KEBOCORAN GAS ELPIJI BERBASIS MIKROKONTROLER INTEL MC 8031 ().Teknik Elektro:FTI,2001.Text
MLA Style
.RANCANGAN DAN REALISASI SISTEM PENDETEKSI KEBOCORAN GAS ELPIJI BERBASIS MIKROKONTROLER INTEL MC 8031 ().Teknik Elektro:FTI,2001.Text
Turabian Style
.RANCANGAN DAN REALISASI SISTEM PENDETEKSI KEBOCORAN GAS ELPIJI BERBASIS MIKROKONTROLER INTEL MC 8031 ().Teknik Elektro:FTI,2001.Text