// <![CDATA[PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI OTOMATISASI PENGISIAN CAIRAN PADA BOTOL BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52]]> Hendi Handian R, MT. Dosen Pembimbing 2 Heryadi Purnomo Hadi / 112001066 Penulis Widowati S, Ir. Dosen Pembimbing 1
Pengisian eairan pada botol merupakan salah satu bagian dari proses produksi suatu industri yang memproduksi eairan. Pada industri kecil, proses pengisian eairan pada botol masih ada yang dilakukan seeara manual. Pada penelitian ini penulis melakukan peraneangan dan implementasi suatu sistem otomatisasi proses pengisian eairan pada botol berbasis mikrokontroler A T89S52. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat diaplikasikan oleh industri kecil. Otomatisasi proses pengisian eairan ini menggunakan pergerakan botol seeara translasi. Botol berbaris memanjang dan bergerak menuju tempat pengisian menggunakan conveyor belt yang dapat menampung 4 buah botol. Botol yang digunakan tidak tembus eahaya inframerah dan mempunyai spesifikasi: tinggi botol 22 em, diameter luar bagian bawah botol 5,5 em, diameter dalam bagian atas botol (mulut botol) 1,8 em, dan kapasitas volume botol 310 ml. Cairan yang dimasukkan ke dalam botol dapat diatur dari 20 ml hingga 300 ml. Sistem ini dapat menampilkan jumlah botol yang telah terisi. Conveyor belt dijalankan oleh sebuah motor DC 12 Volt. Untuk mengetahui bahwa botol telah meneapai posisi yang tepat di bawah keran digunakan sensor inframerah dengan jarak antara pemanear dan penerima ± 8 em. Keran/katup eairan menggunakan solenoid valve DC 24 Volt. Perubahan volume eairan yang dimasukkan ke dalam botol dapat diketahui dengan menggunakan flow sensor jenis putaran piringan. Piringan akan berputar sesuai dengan jumlah volume yang mengalir. Pada piringan ini dipasang optical encoder yang dibaea oleh optocoupler. Pengaturan besarnya volume eairan yang akan dimasukkan ke dalam botol menggunakan keypad. Setiap penekanan keypad akan ditampilkan pada 3 buah seven segment yang menampilkan pula jumlah botol yang telah terisi ketika proses pengisian berlangsung. Rangkaian driver untuk solenoid valvemenggunakan transistor dan relay, sedangkan untuk motor DC dan tampilan seven segment menggunakan transistor. Pengaturan sistem seeara keseluruhan menggunakan mikrokontroler AT89S52 yang sudah berisi instruksi-instruksi atau program yang dibuat dalam bahasa assembly. Berdasarkan hasil pengujian fungsional sistem seeara keseluruhan, otomatisasi proses pengisian eairan pada botol ini dapat berfungsi dengan baik, indikasinya yaitu: 1) penekanan keypad untuk menentukan volume eairan yang akan dimasukkan dalam botol dapat ditampilkan pada seven segment, 2) proses pengisian dapat bekerja dengan baik yang dimulai dari berjalannya motor DC untuk menjalankan conveyor belt, terdeteksinya botol ketika tepat berada di bawah keran sehingga conveyor belt berhenti kemudian aktifnya solenoid valve. Hasil penekanan keypad terhadap eairan yang masuk dalam botol masih terdapat error, namun dari hasil ini dapat dikatakan proses konversi dapat bekerja dengan baik (penyimpangan terbesar 2,5%), 3) Setiap adanya botol yang telah terisi jumlah tampilan seven segment bertambah 1.