// <![CDATA[SURVAI KONSTRUKSI TAHAP PEMASANGAN SEGMEN BLOK (STRESSING) PADA PEKERJAAN REKAYASA JALAN LAYANG (STUDI KASUS:]]> Bambang Rudianto, Ir. M.T. Dosen Pembimbing 2 Fangky Frahma Putra / 232001015 Penulis Dwi Wisayantono, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1
Pembangunan jalan layang pasupati (Pasteur-Cikapayang-Surapati) merupakan salah satu altematif untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan di kota Bandung. Jalan layang yang dibangun merupakan akses langsung yang mengbubungkan Bandung Barat (Pasteur) dan Bandung Timur (Cikapayang-Surapati). Dengan memanfaatkan kondisi lahan penduduk, jalur altematif yang ada, dan usaha untuk meminimalisasi pembangunan, maka dibuatlah jalan lintas atas (fly over). Secara umum ada tiga kategori dalam pekerjaan rekayasa jalan layang yaitu: studi kelayakan (FS), detail desain teknik (Detail Engineering Desain/DED), dan pembangunan. Pekerjaan teknis dari pembangunan jalan layang, yang sudah memasuki tahap konstruksi pemasangan badan jalan layang, dilakukan melalui kegiatan pematokan, pemasangan, pemantauan, dan kontrol kualitas. Kegiatan tersebut dapat memengarubi unsur teknis dan non teknis. Secara teknis akan berdampak terhadap elemen geometrik seperti alinemen horisontal dan alinemen vertikal jalan layang tersebut, sedangkan non teknis berasal dari lingkungan sekitar yang berpengaruh terhadap jalannya pembangunan. Laporan tugas akhir yang dibuat akan membahas implementasi dari desain rencana pada tahap pembangunan ditinjau dari aspek teknis dan non teknis. Untuk dapat menjawab kedua aspek tersebut penulis secara langsung meninjau ke lapangan saat pelaksanaan pembangunan.