EVALUASI SISTEM DRAINASE DI WILAYAH GEDEBAGE - BANDUNG


Wilayah Gedebage secara geografis terletak di bagian Timur kota Bandung. Secara Administratif Wilayah Gedebage terdiri dari 3 (tiga) kecamatan dan 11 kelurahan. Wilayah Gedebage tidak mempunyai saluran drainase yang terstruktur, pengaliran air bukan hanya mengandalkan sungai dan sistem drainase tersier berupa saluran tepi jalan. Jika musim hujan tiba dengan durasi hujan yang lama dan intensitas hujan yang tinggi, maka akan terjadi genangan di permukaan jalan dan kawasan pemukiman penduduk. Hal ini terjadi karena adanya penyumbatan sampah di saluran dan sungai serta meningkatnya koefisien pengaliran akibat perubaban tata guna lahan dan aktivitas industri. Lokasi yang sering terkena banjir menurut PU (Pekerjaan Umum) dan hasil survey adalah Wilayah Desa Derwati, Desa Cipamokolan dan Desa Rancasari. Oleh karena itu dibutuhkan perencanaan sistem drainase yang terencana untuk Wilayah Gedebage. Data curah hujan harian maksimum yang diperlukan untuk menghitung banjir rencana di Wilayah Gedebage diambil dari 8 Stasiun Hujan, yaitu Stasiun Ujungberung, Stasiun Dago, Stasiun Cemara, Stasiun Husen Sastranegara, Stasiun Cimahi, Stasiun Lembang, Stasiun Bojongseungit dan Stasiun Buah batu dengan pencatatan 30 tahun. Data homogen setelab jumlah data dikurangi menjadi 20 tahun. Setelah data konsisten dan homogen malca dihitung analisa frekuensi dan pemilihan persamaan intensitas hujan. Curah hujan yang terpilih dari analisa frekuensi adalah berdasarkan persamaan lwai Kadoya. Persamaan intensitas hujan yang terpilih adalah berdasarkan persamaan Talbot. Perioda UJang Hujan (PUH) yang dipilih adalah 5, 10 dan 25 tahun sesuai dengan luas b1ok pengaliran dan resiko yang dapat terjadi diwilayah tersebut. Setelah dilakukan evaluasi ada beberapa jalor drainase yang harus dioptimalkan dengan merubah dimensi saluran tersebut. Saluran yang mengalami perubahan adalah Cihampelas dengan dimensi eksisting kedalaman 0.6 m menjadi 1.183 dan Iebar L8 m menjadi 2.367 m , Cilameta dengan dimensi eksisting kedalaman 0.6 m menjadi 1.115 m dan lebar 1.6 m menjadi 2.231 m , Cicadas dengan dimensi eksisting kedalaman 0.9 m menjadi 1.185 m dan Iebar 1.7 m menjadi 2.37 m dan Cidurian dengan dimensi eksisting kedalaman 0.8 m menjadi 1.549 m dan Iebar 2.3 m menjadi 3.171 m. Perkiraan biaya total optimalisasi adalah Rp. 90.796.667,88


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang ADILA RAHMAWATI / 252000004 - Personal Name
Rachmawati S., Dj., Ir ., M.Env. Stud. - Personal Name
Eka Wardhani, S.T., M.T. - Personal Name
No. Panggil 190TL/07
Subyek
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2007
Jurusan Teknik Lingkungan
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2007).EVALUASI SISTEM DRAINASE DI WILAYAH GEDEBAGE - BANDUNG().Teknik Lingkungan:FTSP

.EVALUASI SISTEM DRAINASE DI WILAYAH GEDEBAGE - BANDUNG().Teknik Lingkungan:FTSP,2007.Text

.EVALUASI SISTEM DRAINASE DI WILAYAH GEDEBAGE - BANDUNG().Teknik Lingkungan:FTSP,2007.Text

.EVALUASI SISTEM DRAINASE DI WILAYAH GEDEBAGE - BANDUNG().Teknik Lingkungan:FTSP,2007.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id