HIDROLISA CPO MENJADI FFA SECARA ENZIMATIK
Pengolahan minyak sawit / Crude Pakm Oil (CPO) menjadi asam lemak bebas / Free Fatty Acid (FFA) telah banyak dilakukan dengan menggukan berbagai metoda. Adapun metoda yang sering digunakan untuk pengolahan dalam sector industry di antaranya adalah proses Twichell, proses Batch Autoclave dan proses Continous Counter Current. Metoda-metoda ini telah lama berkembang tanpa adanya perbaikan yang berarti. Dewasa ini telah berkembang teknologi baru dalam pengolahan CPO menjadi FFA, yang merupakan proses enzimatik tersebut menghidrolisis trigliserida menjadi gliserol dan FFA dengan menggunakan enzim lipase sebagai katalis reaksi. Proses hidrolisis enzimatik ini tidak ekonomis untuk diaplikasikan di industry, karena enzim yang ditambahkan pada CPO harganya sangat mahal. Pengembangan proses ini perlu dilakukan karena sesungguhnya dalam buah kelapa sawit terdapat kandungan enzim yang sangat tinggi, terutama enzim lipase yang menyebar pada daging buah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas enzim lipase dalam daging buah kelapa sawit pada hidrolisis enzimatik CPO menjadi FFA. Peningkatan aktivitas enzim dilakukan dengan penambahan air, perubahan temperature, pengadukan. Hasil percobaan berupa persen kadar FFA. Pada saat variasi penambahan air kadar FFA yang didapat menurun sampai pada penambahan air 40% berat, sedangkan pada saat penambahan 50% berat dan selanjutnya kadar FFA mulai meningkat. Untuk variasi temperature kadar FFA yang tertinggi adalah pada temperature 30 derajat C. penggunaan pengakukan pada ruang lingkup percobaan menurunkan kadar FFA.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2003).HIDROLISA CPO MENJADI FFA SECARA ENZIMATIK ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.HIDROLISA CPO MENJADI FFA SECARA ENZIMATIK ().Teknik Kimia:FTI,2003.Text
MLA Style
.HIDROLISA CPO MENJADI FFA SECARA ENZIMATIK ().Teknik Kimia:FTI,2003.Text
Turabian Style
.HIDROLISA CPO MENJADI FFA SECARA ENZIMATIK ().Teknik Kimia:FTI,2003.Text