// <![CDATA[PRINSIP PENYEIMBANGAN MEKANISME ENGKOL TORAK EMPAT SILINDER SUSUNAN SEJAJAR]]> Iwan Agustiawan, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 2 Ir. ACHMAD MUHAZIR, M.T Dosen Pembimbing 1 AGUSTIN GINTING / 121999216 Penulis
Pembakaran diruang bakar mekanisme engkol peluncur mengubah gerak translasi menjadi gerak rotasi pada sistem kerja mesin yang menimbulkan gaya getar (Shaking Force). Perubahan energi melalui rangkaian komponen mempengaruhi akselerasi sistem kerja engine. Untuk meminimalisasi gaya getar (Shaking Force) agar putaran keluaran pada roda daya semakin mulus dapat dikendalikan dengan memberikan suatu bobot penyeimbang. Dalam tugas akhir ini data diperoleh dari engine L-300 untuk siklus kerja empat langkah dan susunan silinder sejajar. Parameter pengukuran disesuaikan dengan buku panduan mekanik dari pabrik pembuatan kendaraan tersebut. Pengolahan data ditinjau dari aspek dinamika gaya inersia yang terjadi pada poros engkol engine. Sistem perhitungan menggunakan alat bantu Software Design Of Machinery (DOM) serta perhitungan secara teoritis. Untuk mengecek hasil perhitungan dilakukan komparasi dari pengolahan data Design Of Machinery dan proses Perhitungan teoritis, karena hasil sesuai maka selanjutnya dianalisis gaya getar (Shaking Force) yang terjadi pada engine tanpa bobot imbang, dengan bobot imbang yang terpasang dan bobot penyeimbangan optimal. Sistem perhitungan dengan bantuan perangkat lunak Design Of Machinery lebih cepat dan mudah mengakses informasi besarnya pengaruh gaya getar (Shaking Force) terhadap perubahan parameter input data. Memvariasikan kedudukan sudut engkol dan jumlah silinder pada engine dapat diketahui besar resultan gaya getamya (Shaking Force) untuk setiap komposisi bobot imbang.