// <![CDATA[PERANCANGAN MODEL PINTU PERLINTASAN KERETA API OTOMATIS]]> Iwan Agustiawan, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Ir. ACHMAD MUHAZIR, M.T Dosen Pembimbing 2 Hendrik Setiawan / 121999030 Penulis
Pintu perlintasan kereta api merupakan rambu-rambu bagi pengendara dan masyarakat yang akan melewati jalur perlintasan kereta api. Untuk menjaga agar rambu-rambu tersebut dapat bekerja dengan semestinya (menghindari kelalaian operator), maka kami merancang sistem yang mengatur rambu-rambu tersebut bekerja secara otomatis. Pintu perlintasan kereta api yang dirancang ini terdiri dari sistem penggerak dan sistem pengatur. Untuk sistem pergerakan pintu menggunakan mekanismejour bar linkage dimana putaran sudut input adalah 360° dan putaran sudut output adalah 90° dengan sumber penggerak dari motor DC. Sedangkan untuk. System pengaturan menggunakan rangkaian elektronika yang dikendalikan oleh sebuah mikrokontroller A T89C2051 yang telah diprogram sebelumnya dengan menggunakan bahasa assembly. Untuk alat pendeteksi kereta api agar sistem bekerja secara otomatis, terdapat dua jenis sensor, yaitu sensor kedatangan kereta api berupa sensor switch yang ditempatkan direl kereta api, yang bekerja ketika kereta api melintas dan menekan sensor tersebut. Sedangkan untuk meudeteksi gerbong terakhir kereta api terdiri dari sensor switch dan sensor infra merah yang akan memberikan sinyal apabila kedua sensor ini bekerja secara bersamaan. Sedangkan untuk mengatur pergerakan pintu dan mengecek kondisi pada jalanan terdapat sepasang sensor mikro switch dan sensor infra merah. Dimana ketika sensor mikro switch ini tertekan maka motor listrik akan berhenti berputar sehingga posisi pintu berada tepat ketika tertutup maupun ketika terbuka. Sedangkan sensor infra merah bekerja apabila kedatangan kereta api telah terdeteksi. Apabita kendaraan menghatangi sinar sensor infra merah ini, maka secara otomatis pergerakan pintu akan berhenti sambil memberikan alarm peringatan agar kendaraan yang menghalangi sensor tersebut dapat terus maju atau mundur, sehingga pintu dapat berada pada posisi tertutup. Pada saat kereta. Api telah melewati perlintasan, maka sensor infra merah ini tidak bekerja lagi.