PEMBUATAN BRIKET DARI SERBUK TEMPURUNG KELAPA DENGAN PENAMBAHAN POLIETILEN


Negara beriklim tropis seperti Indonesia merupakan penghasil kelapa yang cukup besar. Tempurung kelapa merupakan limbah hasil pertanian yang belum dimanfaatkan secara optimal. Sampai saat ini pemanfaatan tempurung kelapa masih terbatas pada industri kerajinan tangan. Tempurung kelapa merupakan biomassa yang mengandung unsur karbon (C) yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi atau bahan bakar. Seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan akan polietilen terus meningkat. Sebagai konsekuensinya, peningkatan limbah polietilen tidak dapat terelakan. Pemanfaatan limbah polietilen merupakan upaya menekan pembuangan limbah polietilen seminimal mungkin, pemanfaatan tersebut dapat dilakukan dengan pemakaian kembali atau daur ulang. Limbah tempurung kelapa dan polietilen ini belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi ini memunculkan ide untuk memanfaatkan limbah serbuk tempurung kelapa menjadi suatu bahan bakar yang lebih padat. Briket adalah arang yang diproses sedemikian rupa sehingga mempunyai daya serap yang tinggi terhadap bahan yang berbentuk larutan atau uap. Briket dapat dibuat dari bahan yang mengandung karbon baik organik maupun anorganik. Tempurung kelapa bisa dijadikan bahan alternatif pembuatan briket karena mengandung unsur karbon yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energy atau bahan bakar. Dalam pembuatan briket, polietilen sangat berperan aktif sebagai perekat dimana polietilen dapat menambah nilai kalor. Pembuatan briket dari tempurung kelapa yang dilakukan dalam penelitian ini dengan pengempaan panas dan proses pirolisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi limbah tempurung kelapa dengan penambahan polietilen sebagai briket yang berkualitas, sehingga bisa dijadikan sebagai bahan bakar alternatif dan menetukan nilai kalor dan titik nyala dari briket pada berbagai kondisi percobaan. V ariabel percobaan yang divariasikan adalah suhu sebesar 350,400, dan 450°C, komposisi 5, 10 dan 15% berat. Hasil penelitian yang diperoleh mempunyai nilai kalor antara 6197,714 - 7344,185 kalori/gram, hasil terbaik berada pada suhu 350°C komposisi 15% dengan nilai kalor sebesar 7344,185 kalori/gram dan untuk flast point dengan menggunakan kompresor pada waktu 23 menit dengan suhu setting 230°C dan suhu analisa 251°C.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Carlos Holmes L.T / 142001020 - Personal Name
Ronny Kurniawan, S.T., M.T. - Personal Name
Rachmat Muttaqien / 142002074 - Personal Name
No. Panggil 266TK/07
Subyek
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2007
Jurusan Teknik Kimia
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2007).PEMBUATAN BRIKET DARI SERBUK TEMPURUNG KELAPA DENGAN PENAMBAHAN POLIETILEN().Teknik Kimia:FTI

.PEMBUATAN BRIKET DARI SERBUK TEMPURUNG KELAPA DENGAN PENAMBAHAN POLIETILEN().Teknik Kimia:FTI,2007.Text

.PEMBUATAN BRIKET DARI SERBUK TEMPURUNG KELAPA DENGAN PENAMBAHAN POLIETILEN().Teknik Kimia:FTI,2007.Text

.PEMBUATAN BRIKET DARI SERBUK TEMPURUNG KELAPA DENGAN PENAMBAHAN POLIETILEN().Teknik Kimia:FTI,2007.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id