// <![CDATA[PENGARUH PERLAKUAN AW AL DAN LAJU ALIR UAP TERHADAP PEROLEHAN MINYAK SERER DAPUR (CYMBOPOGON CITRATUS) MELALUI DISTILASI UAP]]> Antonius Dian Adhy Feryanto, S.T. Dosen Pembimbing 2 Nenny Nurjanah / 142001003 Penulis Wiwin Winarni / 142001005 Penulis 2 Deasy Widyastri, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1
Sereh dapur (Cymbopogon citratus) yang termasuk famili Graminae adalah tanaman penghasil minyak atsiri yang dikenal dengan nama lemongrass oil. Waktu penyulingan yang dilakukan pada percobaan ini adalah selama 3 jam dengan perlakuan awal bahan daun sereh dapur yang segar, dirajang (15 cm) dan dilayukan selama 2 hari dengan kombinasi laju alir uap sebesar 8 ml/mnt, 10 ml/mt dan 12 ml/mnt. Percobaan ini dilakukan dengan cara distilasi/penyulingan uap. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan awal bahan dan kombinasi laju alir uap berpengaruh nyata terhadap rendemen minyak yang dihasilkan. Rendemen minyak tertinggi diperoleh dari bahan yang dilayukan 2 hari dengan laju alir uap sebesar 12 ml/mnt yaitu 0,21%. Pada kondisi operasi terhadap bahan yang dilayukan 2 hari dengan laju alir uap sebesar 12 ml/mnt, kadar sitral yang diperoleh sebesar 60,91%. Kadar sitral yang rendah ini akibat adanya proses pelayuan dan penyimpanan minyak yang terlalu lama. Berbeda dengan kadar sitral, sifat-sifat fisika minyak seperti berat jenis, indeks bias dan kelarutan alkohol memenuhi persyaratan standar mutu menurut Essential Oil Association (EOA) dan International Organization of Standardization (ISO).